Wednesday, March 4, 2015

Tanya Kalian Tempat Kami Belajar (1)




Beberapa pertanyaan yang tak terjawab oleh kami kedua orang tuanya yang tidak begitu mendalam mempelajari hal-hal tentang agama kami.
Dan beruntungnya kami memiliki keluarga besar para perpanjangan tangan Tuhan di sini. Terima kasih adek-adek kami yang selalu membantu kami menjawab pertanyaan kritis anak-anak kami. Tetap setialah dalam panggilanmu.
Terima kasih atas jawaban keempat pertanyaan diatas om frater. 

Om Frater Sdr. Charles by BBM:
"Kenapa pakai debu tanah?  Debu yang sering kita injak bukan??  
Debu yang kalo ditiup gampang terbang bukan?? 
Nah, kita diciptakan dari debu,  supaya kita tahu bahwa kita adalah makhluk yang rendah,  yang tidak boleh sombong di hadapan Tuhan. 
Makhluk yang kalo ditiup bisa terbang kemana-mana. 
Tetapi Tuhan menciptakan kita dari debu,  supaya kita selalu ingat akan Tuhan,  hanya dalam tangan Tuhan kita tidak dapat terbang kemana-mana seperti debu.

Nah,,, kenapa ada tulang,  ada daging,  ada darah???  
Karena Tuhan menciptakan manusia seperti gambar dan rupa Allah sendiri,,,,
Allah yang maha cipta itu mengubah tanah menjadi darah dan daging
Hawa diciptakan dr tulan rusuk adam???
Itu tanya sama papi n mami
Tulang rusuknya papi itu satunya ada di mami,  sehingga mereka bisa jadi papi dan mami,  kalo ga,  kagak cocok jadi papi dan mami,,, Hahahahahahahahh"


dan ditanggapi oleh de twins "mami sama papi belum lahir"
 - hahahhaaaaa.....juga om frater yaaaa.... (kalo ini yang ngakak simbok nya)-


"Tulang rusuk itu ada didada, dan tulang rusuk itu rapuh, 
hawa itu seorang wanita, dan hawa diciptakan dari tulang rusuk adam supaya bisa dilindungi oleh adam, karena laki-laki diciptakan untuk melindungi wanita.


thx bantuannya om frater nya de twins...
pertanyaan lanjutan menunggu jawaban... ;)


Hidup & Pantai (1)

    foto: de Vercellio - koleksi pribadi

Pantai....
Seperti itulah kehidupan
Begitu indah ketika kita hanya melihatnya
Tetapi hempasan angin dan ombak
Itulah yang kita rasakan sesungguhnya

Pantai....
Seperti itulah kehidupan
Adalah sebuah pilihan
Yang bisa kita ambil
Dalam perjalanan kita

Pantai....
Ketika kita memilih
Menjadi sebuah hamparan pasir
Yang bisa dibawa kemana saja dan kapan saja 
Oleh hembusan angin dan hempasan ombak

Pantai....
Ketika kita memilih
Menjadi batu karang
Yang begitu tegar dan kokoh berdiri
Meskipun setiap saat setiap waktu
Dihantam oleh kerasnya ombak

Sinau Unggah Ungguh'e Wong Jowo

























Karena Aku adalah Katolik













Jangan ngaku Katolik
jika tidak berani dijauhi
karena berpihak pada kebenaran

Jangan ngaku Katolik 
jika tidak punya nyali
menindak kezaliman


Jangan ngaku Katolik
jika tidak berani dimaki
karena memperjuangkan keadilan

Jangan mengaku Katolik
jika hanya bisa bersembunyi
dari sebuah kejujuran

Jangan mengaku Katolik
jika hanya mampu berlari menjauh pergi
meninggalkan duka bagi orang lain

Karena Yesus, dicaci, dimaki, 
dan mengorbankan diri dikayu Salib 
bukan karena tidak bisa melawan 
tetapi karena sebuah kebenaran.

Selamat menjalankan masa pertobatan ini sampai pada sebuah kemenangan dalam mengalahkan diri sendiri sehingga kita pantas disebut Katolik

foto: Gereja Katerdral Jakarta - koleksi pribadi

Pada Suatu Ketika
















Jangan menyakiti
jika tidak mampu membahagiakan
Tidak perlu mencibir dan mencaci,
apalagi menghujat mereka
yang pada satu masa 
berada dalam keterpurukan Iman

Ketika firman-Nya
hanya terasa seperti harapan palsu
yang tidak biaa dimengerti
entah kapan pencapaiannya

Ketika Dia
hanya tampak seperti sebuah fatamorgana
yang tak pernah ada
ketika sampai pada satu titik masa
dan berharap menemukan-Nya

Ketika janji-janji Nya
hanya terlihat seperti sebuah pelangi
yang siapapun tak pernah tau
kapan bisa menyentuh keindahannya
dan dimana batas akhirnya

Bantu dengan limpahan doa
bagi keteguhan dan kesetiaan imannya
Agar jangan pernah berhenti
berharap kepada-Nya
Supaya tidak terkikis
kesetiaan dan cinta untuk-Nya

Karena mengikuti-Nya
adalah tidak hanya sekedar mengagumi
melainkan mengikuti jalan yang Dia lalui
dan merasakan semua yang Dia rasakan
Sehingga pada waktu-Nya bukan waktu kita,
kemuliaan yang sama akan diberikan oleh-Nya

Karena Semua dari Orang Tuamu











Nak.....
Jika kamu tidak bisa memberi
sesuatu bagi sesamamu,
jangan pernah mengambil
apa yang dimiliki oleh mereka saat ini

Nak.....
Jika kamu tidak bisa memperbaiki,
jangan pernah merusak
apa yang sedang dan telah
dibenahi oleh orang lain
untuk menjadikannya kembali baik

Nak.....
Kamu diciptakan Allah
secitra dengan gambaran-Nya
agar kamu bisa melakukan kehendak-Nya
bukan untuk menjadi sumber masalah
bagi kehidupan sesamamu
melainkan untuk saling melengkapi
kehidupan yang ada

Namun ketika kamu kelak menyadari
karakter dan kepribadianmu
yang tidak lain adalah
sebagai pencipta masalah
itu bukan kesalahanmu Nak.....

Ketahuilah....
Kamu tumbuh menjadi seorang pembuat masalah
semua itu karena kesalahan kedua orang tuamu
yang tidak bisa membuatmu
menjadi manusia yang berguna bagi sesamamu
kedua orang tuamu hanya bisa
membentukmu menjadi pusaran masalah
bagi kehidupan disekitarmu

Nak.....
Semoga kamu lekas menyadari
kesalahan yang telah dilakukan
oleh kedua orang tuamu kepadamu
Agar kamu tidak semakin terkubur
kedalam lubang yang digali
oleh kedua orang tuamu sendiri.

Belajar Memuji dan Bersyukur kepada Tuhan mu

By: Sr.Redempta, P.Karm
Part 1