Showing posts with label hidup itu belajar. Show all posts
Showing posts with label hidup itu belajar. Show all posts

Wednesday, June 24, 2026

Harta Tahta Wanita

 

photo by Beben Camera



Benar adanya dalam hidup ini
Bahwa seorang laki-laki
Akan hancur karena tiga hal
Jika bukan saat diberikan titipan harta
Bisa ketika dia dapatkan anugerah tahta
Dan selalu jatuh oleh godaan wanita


Aku sangat menyadari itu 
Sejak pertama kita bertemu
Sampai sejauh ini kebersamaam kita
Sesungguhnya dalam situasi ini
Aku tidak mau bicara masa lalu
Tapi sikapmu memaksaku
Kembali mengingat tentang siapa kamu


Dulu kamu bukan siapa-siapa
Dan aku terlalu naif menerima apa adanya kamu
Hanya karena kamu terlihat begitu indah
Karena sikapmu tampak begitu lembut
Tanpa berfikir itu semua tipu daya
Yang kamu gunakan mengambil hatiku


Semua terbuka saat ini
Ketika kamu diberikan sedikit anugerah
Sedikit berkat harta dan keindahan dari Tuhan 
Semesta tunjukkan sosok asli dirimu
Goodlooking beriringan dengan bad attitude
Menjadi satu wajah dengan banyak pribadi 


Mungkin kamu tidak ingat
Atau sengaja melupakan
Apa yang diajarkan gerejamu
"Jangan berzina, Jangan bersaksi dusta, jangan mengingini istri sesamamu, jangan mengingini milik sesamamu"


Atau mungkin kamu akan beralasan
Sedang terlena dengan jebakan "pesona" baru
Yang sesungguhnya tidak mempesona
Dan sama sekali tidak pantas disamakan
Dengan semua yang ada padaku


Karena memang benar 
Bahwa untuk menjadi seorang penggoda seperti dirinya
Yang dia butuhkan hanyalah cukup dengan tidak tau malu
Dan untuk menjadi seorang pengkhianat sepertimu
Hanya butuh mental pengecut


Sejenak kita bicara dalam diam

Ketika kucoba melihat lebih dalam
Apa yang bisa membuatmu terjatuh sejauh ini
Jawab klise darinya diberikan untukmu 
Alasan khas milik seorang penjilat
"Lelakiku tidak memiliki keindahan yang ada didalam dirimu"


Entah kamu sedang bosan

Dengan lamanya kebersamaan kita
Atau karena kamu memang sebodoh itu
Sampai merasa kalimat itu sebuah sanjungan
Meskipun sesungguhnya itu adalah jebakan
Pekerjaan iblis berselimut keindahan dan kepolosan


Layaknya iblis yang akan menjatuhkan manusia

Bukan dengan sesuatu yang terlihat buruk
Melainkan dengan segala hal
Yang tampak begitu baik dimata manusia


Kamu begitu pandai

Menyembunyikan affairmu dariku
Sementara aku begitu naif
Menolak semua berita miring tentangmu dan dia
Sampai saat aku mendapati semua kebenarannya
Dengan sangat jelas dan tidak terbantahkan


Amarahku untuknya menjadi tatapan tajam untukmu

Bukan karena dia tidak bersalah
Semata karena rasa sayang
Untuk hati dan jiwaku
Dengan tidak menutup kutukku 
Untuk membuka pintu karmanya


Sampai dititik batas kesabaran

Biarlah semua cukup membuka mataku
Tentang kamu, kamu, dan kamu
Bukan untuk dia yang tidak layak hidup tenang
Energiku tidak sepantasnya habis untuknya
Karena menjadi perusak adalah karakternya


Beruntungnya kalian 

Membuat kesalahan disaat aku dan hatiku
Sudah melangkah dalam hidup baru
Jika ini terjadi beberapa waktu lalu
Bukan hanya kamu yang akan kubalas
Tapi kamu dan dia bisa hancur bersama
Bahkan untuk sekedar mengangkat muka
Kalian tidak akan sanggup


Kehadirannya sebagai perusak

Sebatas kotoran dimataku
Senyum dan tawaku akan tetap ada untuknya
Namun bukan lagi dari sebuah sikap tulus
Cukup sebagai basa basi 
Hanya karena dia masih manusia


Untukmu yang masih menjadi milikku
Jangan memohon maafku saat ini
Biarkan sejenak aku menata hati
Untuk aku mampu mengampuni
Semua yang kamu lakukan pada diri ini
Bukan untuk kalian melainkan untuk kedamaian hidupku


Untukmu yang setidaknya masih punya kewarasan
Berlututlah dihadapan Tuhan
Mengakui semua salah yang kau buat
Jangan mencoba berjanji apapun sampai kamu mengerti
Apa itu arti sebuah janji


#terima kasih untuk pengakuan terburuk darimu, semoga Tuhan membersihkan hatimu#


DEAR WANITAKU

 

photo : koleksi pribadi











Dear wanitaku ...

Mau sejauh apa langkahmu

Dalam kisah pengkhianatan ini

Mau sampai mana larimu

Dari satu kata bullshit tentang kesetiaan

Mau sebanyak apa caramu

Menutupi kalakuan busukmu bersamanya


Polosmu itu muslihat

Menutupi bangsatnya sifat dan hatimu

Sikapmu itu drama

Yang kamu pertontonkan didepanku setelah bersamanya

Kamu mainkan setiap membagi hati dan rasa dengannya


Senyumku didepanmu saat ini 

Sesungguhnya bisa jadi racun untukmu

Selalu dan akan kuamati kalian dalam diam

Setiap kisahmu dari mereka

Kudengarkan dengan kemarahan didalam hati


Selalu kuberi ruang untukmu berulah

Namun jangan pikir mataku buta

Setiap melihatmu bermain mata di dekatnya

Kamu pikir aku tuli

Saat kamu berbisik manja padanya 

Yang kalian tutupi dengan sikap canda tawa

Jangan kamu kira aku tidak mengerti

Kelakuan brengsek kalian dibelakangku

Saat kita terpisah ruang dan waktu


Kuikuti cara mainmu

Akan bagaimana polamu merusak kepercayaanku

Kuberikan apa inginmu

Saat kamu selalu berusaha bertemu dengannya

Dengan banyaknya alasan yang kamu buat

Hanya untuk membuatku merasakan

Seolah semua biasa saja


Dear wanitaku...

Aku akan selalu diam menyaksikan tingkahmu

Bukan karena aku menerima

Hanya sekedar membangun kemantapan hati

Untuk bisa membunuh rasa sayang dan percaya

Yang pernah kuberikan padamu

Karena sangat kupahami 

Semua usahaku membuat segalanya menjadi baik

Tidak pernah berarti dimatamu


Pesanku untukmu...

Jangan pernah menyesal 

Keputusanmu bermain api

Meninggalkan sebuah ketulusan hati

Hanya demi bisa bersama dengan pengkhianat

Karena tidak pernah ada 

Mereka yang berhati tulus, mengambil milik orang lain

Dan mereka yang meninggalkan kesetiaan mendapatkan kedamaian hati.



#sesungguhnya penggoda memang pantas bersama dengan pengkhianat#
#turunkan emosi, cukup amati, matikan hati, berdiri dan melangkah kembali#




Tuesday, June 23, 2026

LUKAMU BUKAN UNTUKKU

 

photo : koleksi pribadi










Terima kasih sudah pernah ada untukku

Terima kasih atas rasa rindu yang pernah mampir

Terima kasih untuk warna yang sejenak kamu ciptakan


Jika inginmu pergi saat ini

Mungkin karena memang kamu tidak pernah menginginkanku

Atau adanya aku adalah sebuah kesalahan buatmu ??

Kulepaskan pelukmu dengan senyum

Biarlah cukup sampai di sini

Aku sebagai tempat persinggahan

Disaat kamu lelah dan terluka


Jika masih ada air mata 

Semua bukanlah tentang kesalahanmu

Bukan juga karena pergimu

Semata hanya karena kebodohanku

Yang pernah berharap banyak dari kehadiranmu

Berharap keindahan menjadi milik kita


Ya....

Kebodohanku adalah sempat berpikir

Kamu punya ingin yang sama dengan inginku

Tapi ternyata hanya sebatas harapan semu

Yang selalu kembali kubangun ulang

Disaat yang sama terkikis karena egomu


Lebih bodohnya lagi

Aku bertahan dalam semua manipulasimu

Saat kamu gunakan luka batin masa lalumu

Seolah-olah aku harus selalu memahami kamu dan situasimu

Tanpa peduli keindahan yang kubangun untukmu


Pergilah...

Selesaikan masa lalumu

Jangan pernah lagi membunuh impian orang lain

Hanya karena rasa sakit yang kamu miliki

Sembuhkan luka dalam hatimu

Bukan dengan mengulang kembali

Membuat rasa sakit yang sama untuk hati yang lain.




#mengakui rasa sakit adalah kunci dari ketenangan hati#






KANDANG NATAL (Laurentius da Brindisi)

 

photo : koleksi pribadi


"Tuhan mempunyai rencana lain dengan lebih memilih tempat yang tidak layak di mata manusia"

Kandang menjadi tempat paling ikonik dalam peristiwa kelahiran Tuhan. Kitab suci mengisahkan satu-satunya tempat yang mau menerima Maria yang hendak melahirkan Yesus, sebab tak ada satupun tempat kosong bagi mereka. Bersama suami, Yusuf dan ditemani hewan-hewan yang tinggal di kandang tersebut Maria melahirkan Sang Putra yang ada dalam rahimnya yang kudus. Adven berasal dari bahasa Latin(adventus) yang memiliki makna kedatangan. Dalam kehidupan sehari-hari sudah selayaknya suatu kedatangan diterima dengan penyambutan yang pantas. Semakin besar dan tinggi status kedatangan seseorang maka akan semakin megah pula Berbagai yang diberikan.Dalam peristiwa ini, dunia menyambut kedatangan (adventus) raja melalui kelahiran (natus) Sang Putra. Oleh karena itu, semoga ia diterima secara istimewa dan penuh hormat.Di sini Allah tidak memilih tempat yang layak, melainkan menjadikan tempat yang semula tampak tak layak menjadi layak. -- V.E.Darren--

Kandang yang kami buat bukanlah tanpa makna. Sampah yang kami jadikan elemen utama menggambarkan ketidakpantasan untuk menerima atau menyambut kedatangan Tuhan. Namun, sampah ini juga memiliki makna lain dalam refleksi kami. Sampah yang sudah didaur ulang menjadi simbol harapan kami untuk dijadikan layak di mata Allah. Bagi kami bukan materilah yang menjadikan kami layak, melainkan kebersihan hati dalam kuasa Sang Ilahi. -- OMK Laurentius da Brindisi --

Kesederhanaan bukan diukur dari keindahan sebuah karya melainkan dilihat dari seluruh proses yang dilakukan untuk mewujudkan keindahan sebuah karya. Keindahan tidak harus mahal, bahkan beberapa jenis elemen sampah/barang bekas akan menjadi indah ditangan yang tepat.Berikan yang terbaik versi kita, ikuti aturannya, apresiasi karya bersama, jangan jd ajang pamer kemampuan, partisipasi dengan hati bukan karena ambisi. Karena seni kreasi merupakan identitas diri, sedangkan juara adalah hasil dari selera mata juri. Tidak perlu validasi untuk keindahan sebuah karya seni. Keluarga itu kita bukan inilah aku dan siapa kamu.-- A Lin DaViE --


TEMA *Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga*

Menegaskan bahwa keselamatan Yesus Kristus dialami secara nyata dalam keluarga, mendorong kasih, doa, dan firman Tuhan di dalam keluarga


*Spirit Laudato Si*

Seperti Allah yang memilih sebuah kandang, tempat yang tidak layak dijadikan layak untuk kelahiran Yesus. Kita mencoba menjadikan beberapa elemen sampah/barang bekas menjadi indah dan layak dilihat dalam rangkaian kandang Natal. Kita sebagai keluarga dalam Wilayah Laurentius da Brindisi hadir untuk menyelamatkan bumi dengan menjadikan sampah/barang bekas menjadi kandang Natal yang indah, sebagai bentuk dari kehadiran Allah dalam keluarga kita. 


Melihat sedikit berbeda dari sudut pandang potensi diri, adalah bagaimana dalam sebuah keluarga bisa menggabungkan potensi berbeda yang ada pada masing-masing anggota keluarga sehingga mampu menghasilkan sebuah karya yang indah dengan sebuah kerja sama.

Bahan Kandang Natal
1. Kandang Natal
    * Tiang kandang : sisa kardus Kapsul HPL / kain.
    * Ornamen tiang & pagar tiang : potongan kardus bekas
    * Kayu² : sisa potongan kayu packing
    * Atap : bekas tempat telur & kulit telur
    * Tangga : sisa potongan kayu packing dan potongan sisa karpet
    * Patung : gambar cetak
    * Alas Patung : kardus bekas & botol bekas
    * Bayi Yesus : boneka mainan anak
    * Palungan : kotak bekas parcel
    * Alas palungan : jerami dan daun palma kering
    * Alas kandang : daun pisang kering

2. Latar Belakang & Dinding
   * Dinding backdrop : kayu palet,sisa tempat pengemasan senjata
   * Latar belakang: cetak
   * Kain hitam : milik umat 

3. Pohon Natal 1
   * Kayu : sisa potongan kayu packing
   * Bintang : Kertas kardus alas kue ulang tahun 
   * Kado : Kardus bekas & kertas prakarya
   * Medali : Medali sebuah acara yang tidak digunakan 
   * Bungkus kado : potongan kertas bekas

4. Pohon Natal 2
   * Gelas : gelas kopi bekas
   * Alas : kardus bekas
   * Accesoris : bunga & daun sisa parcel 
   * Bunga Pinus : dikumpulkan dari beberapa lokasi 
   * Pita : bekas pembelian kantong buah
   * Alas merah : bekas tempat telur

5. Pagar 
   * Kotak : bekas pembersih tangan kadaluarsa 
   * Alas tulisan Laurentius Brindisi : kardus bekas
   * Tulisan Laurentius Brindisi (cetak)
   * Tanaman : milik umat dengan penutup dari sisa kardus HPL / kain 
   * Batu : pinjaman umat

6. Lantai
    * bekas alat peraga/latihan 
    * potongan karpet sisa penggunaan umat
    * LED Strip dari umat sisa renovasi rumah

7. Patung
    * 3 orang majus, domba & gembala: gambar cetak
    * Alas patung : kardus bekas
    * Binatang : paralon bekas dan pohon kering

8. Penerangan (pinjaman milik umat)
    * lampu natal
    * lampu tembak
    * lampu led
9. Alas area kandang 
    * Latar belakang Bekas


Perlengkapan pendukung
1. Baut
2. Lem kertas
3. Lem bakar
4. Isolasi bening
5. Lakban hitam
6. Kabel tis
7. Pita ganda
8. Cat air & kuas
9. Kabel instalasi penerangan


THE WINNER : WILAYAH LAURENTIUS DA BRINDISI

Selamat...proficiat....congratulation....💕😇😍




Dua Dunia

 

photo : koleksi pribadi


 





Ada tertulis “ketika burung jatuh cinta pada ikan, dimana mereka akan tinggal?”


Begitu dengan kita...

Mengerti syalom bukan jawaban dari assalamualaikum

Semua sebenarnya sangat jelas

Ujung dari perjalanan ini sampai dimana

Akhir cerita ini seperti apa

Tetapi kita menutup mata

Mengabaikan keraguan yang ada


Saat tasbihmu yang suci 

Bersanding dengan rosarioku yang kudus

Mampukah kita menyatukan sujud dan tanda salib

Dalam satu bingkai indah

Hanya dengan rangkaian kata toleransi


Bukan karena kita tidak pernah memahami

Hanya saja aku dan kamu tidak mau peduli

Sangat mengerti akan ada rasa kecewa 

Ketika satu sikap harus diputuskan

Memilih bersama dengan salah satu terluka

Ataukah melepas genggam tangan dengan hati terbuka


Banyak kisah yang tidak tersampaikan pada akhir cerita

Ada cinta yang mungkin tidak akan kesampaian

Kebersamaan yang tidak selalu bisa dipersatukan

Terkadang tujuan akhir dari sebuah perjalanan             adalah duduk tenang


Lama waktu pada sebuah perjalanan

Jauhnya jarak yang telah kita lewati

Banyak warna dalam dunia kita

Belum mampu melebur iman yang beda

Menjadi amin yang sama


Bunga tidak lagi indah ketika pupus dari tangkainya

Cinta bukan lagi bahagia saat melibatkan air mata

Tidak perlu memaksakan apa yang tidak mungkin kita miliki

Cukup kita pahami logika bisa berkompromi dengan hati



#rasa sakit yang ada akan semakin besar ketika kalian semakin lama bersama tanpa tujuan#

Friday, May 8, 2026

Flowers & Guinness

photo : koleksi pribadi


Dear kalian....

Belajarlah hal yang baik dan buruk pertama kali dari orang tuamu

Teruskanlah hal baik yang diajarkan 

Putuslah hal buruk yang dilihat oleh kalian

Lanjutkan apa yang sudah benar

Perbaiki apa yang tampak salah


Bucket ini seperti dunia kalian

Ada hal yang baik dan yang buruk

Berdampingan dalam hidup kalian

Belajarlah dari segala situasi yang ada

Bukan sebagai alasan untuk menjadi lemah 

Melainkan membentuk kalian menjadi semakin kuat


Jangan pernah menyakiti siapa pun

Ampunilah mereka yang menyakiti

Lalu tinggalkan saja...!!

Jangan menoleh kebelakang

Hidup kalian terlalu berharga 

Untuk pedulikan mereka yang tidak memiliki hati


Memilih baik atau buruk

Menjadi kuat atau lemah

Terbang tinggi atau diam ditempat

Semua itu tugas kalian kedepan

Untuk bisa menentukan pilihan

Memperjuangkan hidup terbaik

Menentukan masa depan kalian

Dari tangan kalian sendiri


Setiap waktu yang kalian lewati 

Itulah sekolah kehidupan

Memahami dunia bukan hanya dari sisi mereka 

yang “terlihat” baik, indah dan berlebihan

Coba sedikit  melihat keras dan hancurnya dunia 

pada mereka yang selalu "tampak" jahat, buruk, kekurangan dan terluka


Warisan dari kami bukan setumpuk deposito

Bukan juga berupa tanah dan gedung mewah

Apalagi emas dan berlian.

Yang selalu kami siapkan untuk kalian

Hanya sebatas doa terbaik yang tidak pernah putus

Mengiringi tumbuhnya karakter bagi pribadi yang baik dan semakin kuat

Untuk menghadapi kerasnya dunia


Dear kalian....

Proficiat untuk usaha terbaiknya selama empat tahun ini

Selamat bekerja keras

Menahklukkan dunia yang akan kalian hadapi

Wajar jika kalian merasa lelah tapi jangan putus asa

Boleh menangis tapi jangan terpuruk

Teruslah berusaha, jangan terlalu lama berhenti

Sampai hasil yang kalian petik nanti

Mampu menebus waktu yang telah kalian lewati dengan senyum bahagia


Dear kalian.....

Jangan lupa yaaa...

Harus terus jujur, disiplin, dan tersenyum

Mengandalkan Tuhan Yesus dalam segala sesuatu

Doa kami bersama kalian

Tuhan Yesus memberkati

Bunda Maria mendoakan

Santo Yosep mendampingi




Jumat, 08 Mei 2026

Cattleya C533.1

RS.Primaya Bekasi Barat


Monday, August 4, 2025

Lunturnya Empati


Photo : Koleksi Pribadi



















Disaat sebagian orang sudah hilang hati nurani, harapannya masih ada empati dari banyak orang yang punya etika lebih baik dari para perusak mental itu, tapi ternyata tidak banyak juga yang benar-benar paham apa yang kami (saya dan kakak-kakak OMK LdB) suarakan untuk anak-anak baik dalam kejadian ini. 

Mereka yang tidak ada di seputar panggung saat kejadian ramai berkomentar:

anaknya sekarang udah senang aja kok pendampingnya masih sewot” 
(sepertinya mereka lupa seorang anak juga bisa menyembunyikan perasaan dibalik senyum mereka, anak juga punya rasa malu jika terus-terusan terlihat sedih didepan umum, tidak semua anak bisa mengungkapkan perasaannya dengan jujur, bahkan pada orang tua.)

"ya maaf namanya manusia pasti pernah salah" 
(sekali salah, dua kali salah pasti dimaafkan tapi kesalahan kali ini bukan hanya soal kesalahan tehnis, kesalahan kali ini adalah fatal karena mempermalukan dan melecehkan anak di bawah umur secara verbal didepan umum, lebih salah lagi mereka meremehkan anak-anak dengan cara minta maaf mereka yang dilakukan sambil tertawa dan teriak dari jauh)

"kan mereka sudah minta maaf, apa iya mereka harus sujud minta maaf sama kalian..?" (🙄🙄 membagongkan) maaf kalo saya harus bilang anda GOBLOG!!!!

ndak usah diperpanjang, ndak usah dibicarakan lagi, jangan jadi bumbu, jangan buat anak yang ndak ngerti apa-apa ikut emosi tak terkendali” 
(tidak ada yang bermaksud memperpanjang, kalau mau diperpanjang dari kemarin saya bikin lebih ramai, jadi jangan ngasih pernyataan yang seolah-olah asumsi anda paling benar) 
Mereka yang ndak melihat berarti bukan ndak ngerti apa-apa, kalau mereka emosipun buat saya adalah hal yang wajar, karena adik-adik mereka diperlakukan tidak pantas didepan umum, bukan oleh sesama anak-anak, melainkan orang orang-orang tua (bukan dewasa)
justru yang tidak emosi itu yang perlu didiskusikan, antara tidak bisa memahami jiwa anak atau bahkan tidak peduli dengan situasi mental anak dan mencari aman sendiri demi nama baik pribadi supaya dianggap bijaksana.

Sore setelah kejadian disiang harinya, ketua panitia itu mengirimkan hasil lomba dibeda cabang dan beda peserta yang sudah dilombakan satu minggu sebelumnya dan belum diumumkan, sedangkan panitia berencana mengumumkan pada H-7 sebelum acara puncak, tetapi tiba-tiba siang ini hasilnya dikirimkan ke pihak kami dengan bahasa:

"Untuk mungkin sedikit mengurangi kekecewaan, bahwa tim ***** ****** wilayah Anda mendapatkan nilai tertinggi 🙏🙏" kata bapak ketua panitia. (Haloow bapak ketua panitia, sedangkal itu memikirkan bapak, secetek itu menganggap kejadian siang tadi sebatas kecewa karena sebuah kekalahan...? Kasian sekali saya sama bapak.)

Disini ada yang berkomentar
"ya sudahlah, benar itu kesalahan panitia, tapi cukup itu aja ndak usah diperpanjang, toh ada hal baik juga kan yang dilakukan mereka kasih kabar baik ke kita" (itu bukan hal baik dalam kejadian ini, itu memang team kami yang seharusnya  menang karena dapat point tertinggi, bukan karena belas kasihan menggantikan kekalahan lomba yang lain) sama sekali ndak ada korelasinya.

Mereka pikir hasil lomba di cabang berbeda dengan peserta berbeda yang aturannya diumumkan minggu kemarin tapi diralat oleh panitia sendiri akan diumumkan satu minggu sebelum puncak, diberikan oleh mereka sekarang dengan maksud "mengurangi kekecewaan" anak-anak kami.

Sampai disini saya jadi ngerti. Mereka tidak paham sama sekali dampak apa yang sudah mereka timbulkan setelah perlakuan kurang ajar MC & juri yang mereka tugaskan itu kepada anak-anak dibawah umur ini, buat mereka kejadian ini sebatas menang atau kalah, marah karena kalah, sedih karena kalah.  Mereka tidak tau sedalam apa rasa kecewa dan malu anak-anak ini karena dipermalukan.


Saya kasih contoh, supaya bisa memposisikan anak-anak MD (kalau masih punya empati)

* Lomba MD : A & B (dipermalukan dan dilecehkan secara verbal didepan umum)

yang juara 
*Lomba lari : C & D
*Lomba sepeda : E & F
*Lomba nyanyi : G & H
adakah peserta yg  sama dengan MD dari para pemenang ini...? TIDAK..!!

Jadi gimana bisa dikatakan kemenangan perlombaan lain bisa mengobati kekecewaan dan rasa malu peserta MD, paakk....buukk.... ??!!
Kita bicara tentang anak-anak bukan tentang perasaan sekelompok orang dewasa yang punya ambisi mengumpulkan kemenangan dari berbagai lomba seperti yang kalian pikirkan.

Dengan kejadian ini saya jadi sangat paham, siapa yang benar-benar memperhatikan dan pendukung perkembangan anak-anak ini dalam hidup dan bertumbuh dalam kegiatan menggereja. Siapa yang hanya memikirkan nama baik pribadi dan kelompok supaya tampak dan dilihat pihak luar sebagai orang yang hebat dan sukses, sebagai orang yang bijaksana dan berhasil menciptakan perdamaian, tetapi tidak peduli gejolak batin yang ada dibalik semua itu. Memaksa semua bisa mengikuti maunya tanpa berpikir situasi dan kondisi orang lain. 

Terima kasih atas dukungan bapak ibu yang sangat mengerti dan memahami esensi dari kejadian ini. Dalam Nama Yesus kami tidak akan lelah mendampingi anak-anak baik ini untuk bertumbuh dengan bahagia yang sesungguhnya. Tuhan Yesus berkati. 


Sunday, August 3, 2025

RIP Hati Nurani

 ❌❌❌

Selalu mendidik anak-anak untuk mau dan berani tampil/terlibat dalam acara apapun. Tidak perlu berambisi mengejar kemenangan tetapi harus memberikan penampilan maksimal. Jika penilaian akhir mendapat poin tinggi pada kriteria penilaian, bersyukurlah itu bonus kerja keras, jangan sombong dan meremehkan yang mendapat poin lebih rendah.


Tapi hari ini, Sabtu, 02 Agustus 2025, panitia HUT gereja dan Juri modern dance yang katanya profesional menghancurkan mental yang selama ini susah payah dibangun anak-anak. Anak-anak dipermalukan dan dilecehkan didepan umum oleh MC (panitia) dan Juri modern dance. Bukan itu saja, setelah keluhan yang disampaikan ke dalam forum ternyata tanggapan mereka lebih ke menyepelekan hal yang sudah terjadi dan melukai hati anak-anak, mereka hanya melihat inI sebuah kekecewaan karena kalah dalam lomba.


Sebelum tampil lomba, sudah saya sampaikan sama anak-anak:

" kalian siap ya, harus tampil maksimal, meskipun nanti ndak menang, tapi kalian udah keren apalagi pakai kostum yang keren ini, jadi harus percaya diri"

#Siyap mami#😊🤗


Melihat lawan utama mereka yang duduk di bangku SMA, sedangkan anak-anak ini masih duduk dibangku SD & SMP, apalagi kakak-kakak SMA ini sudah mengusai panggung dengan tarian yang luar biasa bagus karena latar belakang dance yang matang (ekstrakurikuler & ikut sanggar), saya kembali memberikan dukungan mental buat anak-anak ini:

" lihat mereka, mereka semua gedhe-gedhe dan memang sudah hebat di dunia dance, jangan minder, tetep harus tampilkan yang maksimal, kalian hebat udah sampai sini, kalau kakak - kakak SMA menang, itu sudah wajar, jangan sedih, jangan kecewa, jangan marah, karena mereka memang bukan lawan kalian. Next kita belajar lagi biar bisa seperti mereka"


Dan mereka tersenyum lebar meskipun hati mereka dagdigdug gugup parah karena mau lomba dengan lawan utama kakak-kakak dancer yang mereka lihat sudah pro. Sampai akhirnya mereka bisa tampil maksimal dengan support maksimal pula dari kami, dan mereka sudah jadi juara dihati kami. Terbaik buat kami. Kami bahkan mengabaikan poin penilaian juri karena kami tau anak-anak ini baru belajar. Mereka juara buat kami karena mereka sudah memberikan yang terbaik yang mereka punya.


Setelah selesai penampilan mereka tersenyum lebar, disambut pelukan hangat kami para pendukung utama, duduk di barisan penonton agar bisa melihat penampilan berikutnya dan berdecak kagum melihat kakak-kakak SMA yg dancenya keren-keren. Ada yang berbisik " keren bangeeeeettt....😍kita besok latihan lagi ya biar bisa kaya mereka😍 " dan akupun memeluk mereka.


Tibalah pengumuman, juara 3, juara 2, dan kami dalam keramaian menebak-nebak siapa nomor 1 karena kami sangat yakin bukan kami yang memenangkannya, sebaliknya kami justru yakin nama satu wilayah yang salah satu anggota dancenya adalah anak sanggar pasti jadi pemenangnya.


Tetapi diluar dugaan nama kelompok anak-anak ini disebut dengan lantang seorang Juri yang didampingi MC sebagai pemenang juara 1, sempat bengong tidak percaya sampai anak-anak histeris bahagia tidak percaya, berteriak, melompat berpelukan dan pada saat beberapa anak sudah mulai memasuki panggung, terdengarlah suara teriakan sambil tertawa " bukaaaannn...salaahhhh....😄😄😄" Menertawakan sebuah kejadian yang buat mereka seperti lelucon, dan ketika kepalaku berpaling dari anak-anak melihat ke panggung, juri dan MC sedang melambikan tangan sambil tertawa berkata "maaaff...maaff😄😄..bukan kalian...maaaf..hahahaha😄😂😄😂...salaahhh...hahahahaaa😄😂😄😂"


jleeebbb......!!!

Seketika anak-anak berbalik dan kembali histeris tetapi kali ini menangis sekeras-kerasnya dalam pelukan kami, sembunyi dibalik dinding panggung, menutup muka sambil jongkok, semua hancur, kecewa, malu...., dalam pelukanku satu anak berkata " jahaaatt, kita dibohongi....,😭😭😭mereka jahaatt, kenapa kita ga jadi menang....mereka bohong...,aku maluuuu...😭😭😭😭 " seketika mulutku mengucapkan BANGS*T buat kalian MC dan Juri MD....!!!!


Bapak Ibu Juri dan para panitia yang saya anggap tidak profesional sama sekali.

Bisa kalian membayangkan situasi ini....??!!

Bisa kalian paham dan ngerti perasaan anak-anak ini....??!!

Pasti tidak....!!!!

Buat kalian tangis mereka dan amarah saya sebatas tidak terima karena kalah. Buat kalian kami lebay dan tidak sportif.


Maaf... kali ini saya harus bilang kalian GOBLOG....!!!! Kalian cuma mikir acara kalian sukses jika acara kalian meriah tapi kalian ndak tau kali ini acara kalian sukses menghancurkan mental anak-anak. Itulah kegoblogan kalian. 

Mau tau kenapa sekasar ini saya, karena setelah kalian permalukan anak-anak ini didepan umum, kalian masih bisa tertawa-tawa dan berkata :

"maaaf 😄😄😂😂 ga becanda kok ini, tadi ga sengaja 😄😁 salah baca...😄😄😄" 

Pantas ga kalian menunjukkan sikap seperti itu buat anak-anak usia 8-12 tahun....??!! Anak-anak  yang sedang dalam posisi sedih kecewa dan malu karena kalian permainkan dan permalukan didepan umun.Kalian melecehkan anak-anak secara verbal, tanpa rasa bersalah.

Sampai disini masih mau bilang saya emosi karena kalah...??

Kalau masih beranggapan seperti itu, coba otak kalian dipakai buat mikir lagi, hati kalian dipakai buat merasakan lagi. Semoga kalian bukan mati otak dan mati rasa sampai ndak bisa membedakan dan membaca situasi diatas...


selanjutnya ~~ tanggapan mereka yang ndak kalah bikin geleng kepala.