Showing posts with label kedamaian. Show all posts
Showing posts with label kedamaian. Show all posts

Tuesday, June 23, 2026

KANDANG NATAL (Laurentius da Brindisi)

 

photo : koleksi pribadi


"Tuhan mempunyai rencana lain dengan lebih memilih tempat yang tidak layak di mata manusia"

Kandang menjadi tempat paling ikonik dalam peristiwa kelahiran Tuhan. Kitab suci mengisahkan satu-satunya tempat yang mau menerima Maria yang hendak melahirkan Yesus, sebab tak ada satupun tempat kosong bagi mereka. Bersama suami, Yusuf dan ditemani hewan-hewan yang tinggal di kandang tersebut Maria melahirkan Sang Putra yang ada dalam rahimnya yang kudus. Adven berasal dari bahasa Latin(adventus) yang memiliki makna kedatangan. Dalam kehidupan sehari-hari sudah selayaknya suatu kedatangan diterima dengan penyambutan yang pantas. Semakin besar dan tinggi status kedatangan seseorang maka akan semakin megah pula Berbagai yang diberikan.Dalam peristiwa ini, dunia menyambut kedatangan (adventus) raja melalui kelahiran (natus) Sang Putra. Oleh karena itu, semoga ia diterima secara istimewa dan penuh hormat.Di sini Allah tidak memilih tempat yang layak, melainkan menjadikan tempat yang semula tampak tak layak menjadi layak. -- V.E.Darren--

Kandang yang kami buat bukanlah tanpa makna. Sampah yang kami jadikan elemen utama menggambarkan ketidakpantasan untuk menerima atau menyambut kedatangan Tuhan. Namun, sampah ini juga memiliki makna lain dalam refleksi kami. Sampah yang sudah didaur ulang menjadi simbol harapan kami untuk dijadikan layak di mata Allah. Bagi kami bukan materilah yang menjadikan kami layak, melainkan kebersihan hati dalam kuasa Sang Ilahi. -- OMK Laurentius da Brindisi --

Kesederhanaan bukan diukur dari keindahan sebuah karya melainkan dilihat dari seluruh proses yang dilakukan untuk mewujudkan keindahan sebuah karya. Keindahan tidak harus mahal, bahkan beberapa jenis elemen sampah/barang bekas akan menjadi indah ditangan yang tepat.Berikan yang terbaik versi kita, ikuti aturannya, apresiasi karya bersama, jangan jd ajang pamer kemampuan, partisipasi dengan hati bukan karena ambisi. Karena seni kreasi merupakan identitas diri, sedangkan juara adalah hasil dari selera mata juri. Tidak perlu validasi untuk keindahan sebuah karya seni. Keluarga itu kita bukan inilah aku dan siapa kamu.-- A Lin DaViE --


TEMA *Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga*

Menegaskan bahwa keselamatan Yesus Kristus dialami secara nyata dalam keluarga, mendorong kasih, doa, dan firman Tuhan di dalam keluarga


*Spirit Laudato Si*

Seperti Allah yang memilih sebuah kandang, tempat yang tidak layak dijadikan layak untuk kelahiran Yesus. Kita mencoba menjadikan beberapa elemen sampah/barang bekas menjadi indah dan layak dilihat dalam rangkaian kandang Natal. Kita sebagai keluarga dalam Wilayah Laurentius da Brindisi hadir untuk menyelamatkan bumi dengan menjadikan sampah/barang bekas menjadi kandang Natal yang indah, sebagai bentuk dari kehadiran Allah dalam keluarga kita. 


Melihat sedikit berbeda dari sudut pandang potensi diri, adalah bagaimana dalam sebuah keluarga bisa menggabungkan potensi berbeda yang ada pada masing-masing anggota keluarga sehingga mampu menghasilkan sebuah karya yang indah dengan sebuah kerja sama.

Bahan Kandang Natal
1. Kandang Natal
    * Tiang kandang : sisa kardus Kapsul HPL / kain.
    * Ornamen tiang & pagar tiang : potongan kardus bekas
    * Kayu² : sisa potongan kayu packing
    * Atap : bekas tempat telur & kulit telur
    * Tangga : sisa potongan kayu packing dan potongan sisa karpet
    * Patung : gambar cetak
    * Alas Patung : kardus bekas & botol bekas
    * Bayi Yesus : boneka mainan anak
    * Palungan : kotak bekas parcel
    * Alas palungan : jerami dan daun palma kering
    * Alas kandang : daun pisang kering

2. Latar Belakang & Dinding
   * Dinding backdrop : kayu palet,sisa tempat pengemasan senjata
   * Latar belakang: cetak
   * Kain hitam : milik umat 

3. Pohon Natal 1
   * Kayu : sisa potongan kayu packing
   * Bintang : Kertas kardus alas kue ulang tahun 
   * Kado : Kardus bekas & kertas prakarya
   * Medali : Medali sebuah acara yang tidak digunakan 
   * Bungkus kado : potongan kertas bekas

4. Pohon Natal 2
   * Gelas : gelas kopi bekas
   * Alas : kardus bekas
   * Accesoris : bunga & daun sisa parcel 
   * Bunga Pinus : dikumpulkan dari beberapa lokasi 
   * Pita : bekas pembelian kantong buah
   * Alas merah : bekas tempat telur

5. Pagar 
   * Kotak : bekas pembersih tangan kadaluarsa 
   * Alas tulisan Laurentius Brindisi : kardus bekas
   * Tulisan Laurentius Brindisi (cetak)
   * Tanaman : milik umat dengan penutup dari sisa kardus HPL / kain 
   * Batu : pinjaman umat

6. Lantai
    * bekas alat peraga/latihan 
    * potongan karpet sisa penggunaan umat
    * LED Strip dari umat sisa renovasi rumah

7. Patung
    * 3 orang majus, domba & gembala: gambar cetak
    * Alas patung : kardus bekas
    * Binatang : paralon bekas dan pohon kering

8. Penerangan (pinjaman milik umat)
    * lampu natal
    * lampu tembak
    * lampu led
9. Alas area kandang 
    * Latar belakang Bekas


Perlengkapan pendukung
1. Baut
2. Lem kertas
3. Lem bakar
4. Isolasi bening
5. Lakban hitam
6. Kabel tis
7. Pita ganda
8. Cat air & kuas
9. Kabel instalasi penerangan


THE WINNER : WILAYAH LAURENTIUS DA BRINDISI

Selamat...proficiat....congratulation....💕😇😍




Thursday, October 21, 2021

Hidupku di Tangan Nya

Segala sesuatu yang dahulu biasa menjadi tidak biasa

Segala hal yang tadinya normal menjadi berbeda

Aku, kamu, kita semua

Berada di satu titik yang tak terduga


Semua rasa berkecamuk

kebencian atas situasi yang mencekam

Seakan saudara maut akan datang

Menjemput dimanapun dan kapanpun


Kebosanan melanda hati dan jiwa

Diam tak tau harus apa

Termangu dalam pikir dan asa

Jengah menunggu waktu berlalu


Termenung sunyi

Mencari dan mencoba memaknai

Apa yang Dia mau dari peristiwa ini

Rancangan Nya tak bisa kumengerti


Sampai pada lelah diambang batas

Satu persatu terurai dalam angan

Keakuhan yang pernah ada

Berganti dengan hangatnya kebersamaan

Riuh ramai celoteh anak-anak

Yang selama ini hampir tak pernah kudengar


Banyak cerita yang selama ini hilang

Saat ini Tuhan hadirkan

Dia menjadikan nyata arti sebuah keluarga

Yang selama ini hampir hilang

Oleh sibuknya dunia luar

Menghiasi waktu dengan canda dan tawa

Mewarnai hari bersama keluarga tercinta


Terima kasih Tuhan....

Cinta mu tak lekang oleh waktu

Dengan air mata kau hapus luka

Lepas duka kau tabur bahagia

Biarlah kami boleh lewati semua

Di dalam kebesaran nama Mu

Saturday, October 16, 2021

Kedamaian Hati

  


 

 

 

 

 

 

 

 

 

Jika ada seseorang yang merasa keberatan saat kita dekat dengan pasangannya meskipun sebenarnya kita merasa bahwa dia hanya seorang relasi dalam pekerjaan di kantor, maupun dalam sebuah pelayanan rohani.

Hal pertama yang kita lakukan adalah minta maaf untuk ketidaknyamanan mereka. Minta maaf tidak berarti kita selalu salah tapi karena kita tidak tau apa yang kita lakukan selama ini membuat hidup orang lain berada dalam ketidakharmonisan dan ketidaknyamanan.

Yang kedua merubah sikap dan jaga jarak dengan orang yang dimaksud tanpa mengumbar keberatan pasangan orang tersebut  kepada orang lain yang ada disekitar kita. Apalagi sampai mencari dukungan karena merasa apa yang kita dilakukan adalah benar dan yang keberatan adalah pihak yang salah. Itu hanya akan menambah luka dan kita sudah menjadi sumber masalah yang seharusnya tidak perlu ada.

Tetap menjaga hubungan baik dan bersikap baik dengan relasi kita dan pasangannya, meskipun bersikap baik tidak selalu harus disertai dengan kedekatan.

Cukup kita dan pasangan tersebut yang tau bahwa ternyata kehadiran kita tidak selalu bisa diterima oleh semua orang. Dan kita harus bisa memahami situasi tersebut karena tidak semua orang memiliki pola pikir serta pengalaman hidup yang sama. Bersikap seperti itu bukan berarti kita kalah atau salah, tetapi untuk beroleh hidup damai, dan setidaknya kita tidak menjadi sumber luka bagi siapapun.