Mau alasan apa lagi untuk tidak percaya Tuhan....?
Saat akan melahirkan anak kembar, setelah melalui kontraksi 27 jam dengan perdebatan mau dilakukan caesar atau tidak, sebelum akhirnya bisa melahirkan mereka berdua dengan normal, tanpa pisau bedah dan dengan kondisi semua sehat, tanpa masuk inkubator.
Ketika divonis kanker selaput otak & maningitis yang disebabkan karena virus CMV, masuk ICU sampai harus menerima sakramen perminyakan dan menjalani berkali-kali kemoterapi yang tidak dicover asuransi kesehatan yang kami gunakan,tetapi selalu disediakan biaya pada saat jadwal kemoterapi, karena jika dihitung dengan pikiran kita, pendapatan bulanan kami tidak mungkin mampu membayar semua proses pengobatan tersebut, tapi kuasa Tuhan melebihi pikiran dan kekuatan kami.
Saat dokter memberi vonis GBS (Gulliane Barre Syndrome)mengharuskan saya menghabiskan 12 botol obat Gammaraas dan menurut dunia medis saya akan mengalami kelumpuhan minimal 2 tahun, namun dengan mukjizat sakramen maha kudus, saya menjalani perawatan di ICU, HCU dan unit stroke hanya dalam waktu 2 bulan, dan menjalani home care untuk terapi jalan selama 4 bulan.
Ketika dokter di klinik kantor melihat kondisi saya, dan dia meragukan diagnosis dokter spesialis RS dimana saya dirawat, meskipun hasil pemeriksaan terkait GBS sudah ditegakkan dan menyatakan positif GBS, beliau mengatakan "tidak mungkin kalau GBS, kamu bisa jalan seperti ini, #BIASANYA# minimal dalam waktu 2 tahun itu baru keluar dari ruang perawatan.
Ketika saya menjawab "dokter Kristen tapi hanya yakin dengan teori kedokteran dibuat manusia, kenapa dokter lupa kalau kita punya dokter dari segala dokter" dan dia justru meneteskan air mata sambil berkata "ternyata imanmu yang menyembuhkanmu"
Selesai bergulat dengan 3 dunia kembali dikasih hadiah yang tidak kalah istimewa secara terus menerus berupa Dural Sinus Thrombosis, Antipropholipid Syndrom, ACA, Lupus Sjogren, yang akhirnya menjalani home care dengan perawat dan minum obat 45 butir setiap harinya, diinfus rutin obat aiuoe dengan mengundang suster ke rumah. Menjalani proses dengan banyak warna menjalaninya hingga sampai detik ini hanya tinggal mengkonsumsi 15 butir per satu hari.
Setelah keguguran 3x selama 8 tahun, akhirnya melalui perantara Novena Santo Antonius Padua kembali diberikan tugas dan tanggung jawab oleh_Nya dengan mengandung bayi perempuan. Membutuhkan perawatan medis yang ekstra ketat dengan 7 dokter selama prosesnya, sampai akhirnya lahir dengan sempurna melalui operasi caesar, dan saat ini tumbuh menjadi anak yang luar biasa.
Tahun 2024 kembali diberikan PR materinya 2 titik Fibroadenoma mammae (FAM), selesai dengan sekali angkat dan satu tahun setelahnya PR_nya ditambah banyak dengan 9 titik. Sampai detik ini masih harus banyak "berbelanja" dengan donatur utama Dia yang punya rencana.
Akhir 2025 diberikan lagi kado akhir tahun berupa penumpukan batu empedu yang tidak sengaja ditemukan pada saat melakukan pemeriksaan kesehatan pasca opname, sampai detik ini masih harus healing ke dunia medis. Berat...? Bohong kalau bilang tidak, tapi buat apa bilang berat, karena tidak ada yang bisa membantu untuk menjadi ringan kecuali Dia dan diri sendiri. Kurang wow yang bagaimana warna hidup dan duniaku.
Memiliki dua anak laki-laki beranjak dewasa yang karakternya luar biasa baik, dan satu anak perempuan yang bisa membuat hari-hari kami dar der dor. Masih bisa melayani meskipun tidak seluar biasa mereka, karena memang harus tau diri dengan "keistimewaan" yang saya miliki. Dikelilingi orang-orang baik, sesepuh, anak-anak dan orang muda yang selalu membuat hidup lebih cerah.
Itu semua ada bukan karena saya luar biasa tapi tangan_Nya yang menyediakan.
Jadi butuh alasan apa lagi untuk tidak percaya...?
Butuh rasa apa lagi sampai tidak punya rasa syukur...?
Ketika mereka bertanya:
#Doa apa yang diminta sampai bisa sekuat ini...??#
Jawabku:
Aku sudah tidak akan meminta apapun , terjadilah apa yang Tuhan mau, karena aku minta sebanyak apapun jika Dia tidak ingin memberikan hal itupun tidak akan aku dapatkan, jika aku mampu puji Tuhan, jika tidak aku hanya akan katakan sama Tuhan *aku tidak mampu, kukembalikan semua pada kuasa_Mu*





