Sekecewa inikah aku kepada_Mu...??
Sedalam apakah rasa marahku untuk_Mu...??
Sampai sekedar menyebut nama_Mu rasanya sesakit ini.
Atau mungkin aku yang salah
Karena telah percaya Engkau ada
Sehingga aku hanya selalu berharap kepada_Mu .
Dimana Engkau saat aku mencari_Mu
hanya sekedar ingin Engkau memelukku
Dengarkah Engkau saat aku memanggil_Mu
Sampai habis batas lelahku menunggu jawab_Mu
Melihatkah Engkau saat aku bertelut penuh air mata.
Kata mereka berharaplah hanya pada_Mu
Hanya Engkau yang tidak pernah mengecewakan
Tapi sesakit inikah menjalaninya....??
Sampai kapan harus merasakan semuanya...??
Tidak pernah meminta kemewahan
Cukup kesehatan jiwa dan raga
Tidak pernah meminta kekayaan
Hanya kata cukup
Tidak pernah meminta tahta
Cukup jangan patahkan impian mereka yang kudoakan
Tapi ribuan hari jutaan doa yang sama kunaikkan pada_Mu
Satupun pintaku tidak pernah kudapat dari_Mu
" ketuklah maka akan dibukakan"
Sampai berdarah aku mengetuknya
Tetapi Engkau tutup rapat pintu berkat_Mu
" mintalah maka akan diberikan "
Harus bagaimana caraku meminta
Untuk bisa Engkau berkenan memberikan apa yang kupinta..?
Sesekali Engkau buat aku mulai bisa berdiri kembali
Itu semata-mata bukan untuk membahagiakanku
Melainkan untuk orang lain
Saat semua tugasku bagi yang lain selesai
Engkau jatuhkan aku lagi, lagi dan lagi
Semakin dalam dan semakin sakit
Terima kasih ketika kusematkan doa
Untuk mereka yang berharap pada mimpi-mimpi mereka
Saat itu juga berkat tercurah bagi mereka
Tapi saat pintaku bagi diriku sendiri kunaikkan kepada_Mu
Seketika itu aku kehilangan_Mu
Kata mereka aku tidak bersyukur
Apa yang perlu aku syukuri
Ketika setiap detik yang ada hanya sakit dan sesak
Riuh penat isi hati dan kepala
Hanya untuk berpikir mencari cara
Bagaimana bisa tampak baik-baik saja
Disaat semua yang terjadi padaku sesungguhnya tidak pernah baik adanya
Mereka bilang hadiahku Surga
Tapi aku bukan Yesus
Yang mampu memanggul Salib
Menahan rasa sakit dan wafat di kayu salib
Sengsara demi menanggung dosa manusia
Dan aku juga bukan Maria
Yang punya kesabaran tanpa batas
Menjalani semua sakit ini
Aku melakukan segalanya melalui lelah dan luka sedalam ini
Untuk bisa meraih surga_Mu
Seindah apa Surga yang Kau siapkan untukku
Sampai harus seberat ini rasa yang Kau titip untukku.
Ataukah ini hukuman atas dosa²ku
Sebesar apa dosa yang sudah kubuat dimata_Mu
Sampai wajah_Mu berubah dariku
Andai benar selama ini adalah sebuah teguran dari_Mu
Jika yang lain tidak, kenapa aku harus..?
#saat kita ada dalam situasi yang tidak sesuai dengan yang kita harapkan, kesombongan kita akan membunuh keimanan kita atas penyelenggaraan Tuhan#





