Showing posts with label Rasa bersalah. Show all posts
Showing posts with label Rasa bersalah. Show all posts

Tuesday, May 26, 2015

SUPPORT -- Part 15 --
















Sebelumnya di Support-part-14

*Kasih dan Pengampunan*

Biarawati:
  "K-ed, kenapa K-ed tidak gambar tentang kakak M"
K-ed:
  "Karena kakak M sudah minta maaf dan aku sudah memaafkan kakak M"
Biarawati:
  "K-ae harus mau memaafkan kak A, meskipun kak A tidak minta maaf."
K-ae:
  "Tapi aku maunya kakak A dipenjara"
Biarawati:
  "Biar nanti Tuhan Yesus yang menghukum kakak A"
K-ae:
  "Terus nanti kakak A nya diapain?"
Biarawati:
  "Tuhan Yesus yang akan memberi hukuman"

Sebuah percakapan yang terjadi pada sebuah proses pemulihan para korban kekerasan pada anak. Sangat jelas terlihat perbedaan pada kedua korban dengan dua pelaku yang berbeda.

Awal pertemuan, seorang biarawati berbicara pada para korban tanpa menyinggung luka hati yang para korban terima. Pada pertemuan pertama para korban diajak untuk lebih mengenal siapa Tuhan dan melihat karya & berkat yang sudah dilimpahkan Tuhan kepada kita. 

Melihat lebih dalam betapa baiknya Tuhan, 
yang selalu menyediakan dan memberikan 
apa yang kita butuhkan.

Tuhan adalah maha tau, 
yang selalu melihat apa yang manusia perbuat, 
bahkan yang tidak bisa dilihat oleh manusia lain, 

Tuhan tau kita melakukan hal baik dan hal buruk 
meskipun kita bisa membohongi orang lain 
dan mengatakan bahwa kita tidak melakukannya.

Tuhan maha pengampun, 
yang sanggup mengampuni mereka yang bersalah kepada-Nya, 
sekalipun mereka tidak mau 
mengakui kesalahannya dan mengucapkan permintaan maaf 
atas kesalahan yang sudah dilakukannya.

Tuhan maha penyayang, 
yang selalu menyayangi kita 
seperti apapun kondisi kita, 
kaya miskin, tua muda dan anak-anak, baik buruk, hitam putih 
semua Tuhan sayangi tanpa dibeda-bedakan.

Tuhan maha mendengar, 
yang mau dengan sabar mendengar seluruh perasaan kita, 
mendengarkan rasa syukur kita, 
mendengarkan keluh kesah kita, 
ketakutan kita dan rasa kecewa kita.

Ceritakan segala ketakutan, 
kecemasan dan kekuatiranmu kepada Tuhan, 
hanya kamu dan Tuhan yang tau, 
Tuhan akan simpan rahasiamu, 
berdoalah supaya Tuhan 
menghapus segala kekhawatiran dan ketakutanmu.

-- belajar iklas meskipun berat --

next.... 

Thursday, March 26, 2015

SUPPORT --part 7--



Sebelumnya di  Support --part 6--


Banyak korban dari pelecehan Sexual 
yang justru menjadi bulan-bulanan keluarga Pelaku 
karena keluarga Pelaku TIDAK SIAP 
untuk menanggung malu karena
 "KELEMAHAN" dari pelaku yang memiliki kelainan sexual 
yang masih dianggap aib bagi keluarga pelaku.



 













 

SUPPORT --part 3--

Sebelumnya di Support --part 2--

-- ketika si korban yang harus selalu berkorban demi menyelamatkan masa depannya --
Taukah kita.....?!
Pelaku kejahatan sexsual anak tidak jarang yang TIDAK MENGAKUI PERBUATANNYA dengan selalu berlindung dibawah dalih:


1. Tidak ada saksi mata yang melihat saat kejadian.
2. Tidak ada visum atau bahkan kalau adapun tidak membuktikan dia pelakunya.
3. Ketika pelakunya anak seorang pemuka agama, aktivis gereja, pamong masyarakat, selalu dilindungi keluarganya dengan berbagai cara untuk menjaga nama baik keluarganya.
4. Tuduhan fitnah dan rekayasa dituduhkan balik kepada pihak korban.
5. Ketika yang melakukan anak yang umurnya sebelum 18 tahun. Selalu beranggapan tidak boleh diproses hukum dan dikembalikan ke orang tua.

Karena alasan-alasan itu banyak keluarga korban yang justru harus MENINGGALKAN RUMAHNYA SENDIRI demi pemulihan psikologis korban. Karena bagi korban pelecehan sexual, situasi yang mereka hadapi membuat mereka terancam dan tertekan. Sedangkan pelaku dan keluarganya masih bebas melenggang kemanapun mereka suka dan melakukan apapun yang mereka mau tanpa merasa bersalah, bahkan tidak sedikit yang dengan bangganya mengatakan "betul kan mereka (keluarga korban) yang pergi, berarti mereka yang bohong".
Melihat kondisi seperti ini, tindakan apa yang seharusnya dilakukan...?!











SUPPORT --part 1--




 Disini kita bisa sama-sama belajar dan berbagi agar jangan sampai orang terdekat kita menjadi korban CHILD ABUSE, selamatkan anak kita dari para predator perusak masa depan anak bangsa.
 Lawan Child Abuse, selamatkan anak-anak masa depan bangsa. Dukung pemulihan korban, hukum pelakunya....!!!!


   













next.... Support --part 2--