Showing posts with label maafkan kami. Show all posts
Showing posts with label maafkan kami. Show all posts

Wednesday, June 8, 2016

Ketika Iman Kami Terusik (2)




















Ah saudaraku.....
Sesungguhnya aku tidak mau menyalahkanmu
Tentang pola pikir yang saat ini
masih kamu simpan dalam otakmu
Aku hanya kasihan sama kamu
Saat perutmu lapar
Rasa laparmu dimanfaatkan mereka yang berotak picik
Saat dompetmu tak ada lembaran rupiah
Kamu dimanfaatkan oleh mereka yang buta hati dan pikir

Jika kamu pikir ikut Yesusku itu gampang
Jika kamu pikir membuat seseorang mau memanggul salib itu enteng
Dan jika kamu pikir....
Hanya dengan satu kalimat
Dalam Nama Bapa dan Putera dan Roh Kudus
Kamu, temanmu, saudaramu ataupun keluargamu
Sudah bisa mengikuti Yesusku

Maafkan aku saudaraku....
Jika aku harus bilang bahwa kamu salah besar
Tapi mau sekuat apapun aku berdebat denganmu
Menjelaskan dengan detil ke kamu
Kamu tidak akan pernah bisa mengerti
Karena kamu tak pernah mau mendengarkan
Sesungguhnya jika kamu sedikit membuka mata hatimu
Melihat apa yang aku sudah lakukan
Apakah pernah aku mengusikmu
Sekali saja.....
Pernahkan aku melukai imanmu saudaraku....

Ah....sudahlah...
Rasanya memang percuma bicara
Saat ini....cukup melihat semua polahmu
Mungkin mereka yang berambisi lelah sendirian
Dan mungkin saat ini kamu sedang lapar....

#peace&love

Tuesday, May 26, 2015

SUPPORT -- Part 18 --



Sebelumnya di  support-part-17

Teror Psikis mewarnai hari-hari pemulihan mereka















SUPPORT -- Part 15 --
















Sebelumnya di Support-part-14

*Kasih dan Pengampunan*

Biarawati:
  "K-ed, kenapa K-ed tidak gambar tentang kakak M"
K-ed:
  "Karena kakak M sudah minta maaf dan aku sudah memaafkan kakak M"
Biarawati:
  "K-ae harus mau memaafkan kak A, meskipun kak A tidak minta maaf."
K-ae:
  "Tapi aku maunya kakak A dipenjara"
Biarawati:
  "Biar nanti Tuhan Yesus yang menghukum kakak A"
K-ae:
  "Terus nanti kakak A nya diapain?"
Biarawati:
  "Tuhan Yesus yang akan memberi hukuman"

Sebuah percakapan yang terjadi pada sebuah proses pemulihan para korban kekerasan pada anak. Sangat jelas terlihat perbedaan pada kedua korban dengan dua pelaku yang berbeda.

Awal pertemuan, seorang biarawati berbicara pada para korban tanpa menyinggung luka hati yang para korban terima. Pada pertemuan pertama para korban diajak untuk lebih mengenal siapa Tuhan dan melihat karya & berkat yang sudah dilimpahkan Tuhan kepada kita. 

Melihat lebih dalam betapa baiknya Tuhan, 
yang selalu menyediakan dan memberikan 
apa yang kita butuhkan.

Tuhan adalah maha tau, 
yang selalu melihat apa yang manusia perbuat, 
bahkan yang tidak bisa dilihat oleh manusia lain, 

Tuhan tau kita melakukan hal baik dan hal buruk 
meskipun kita bisa membohongi orang lain 
dan mengatakan bahwa kita tidak melakukannya.

Tuhan maha pengampun, 
yang sanggup mengampuni mereka yang bersalah kepada-Nya, 
sekalipun mereka tidak mau 
mengakui kesalahannya dan mengucapkan permintaan maaf 
atas kesalahan yang sudah dilakukannya.

Tuhan maha penyayang, 
yang selalu menyayangi kita 
seperti apapun kondisi kita, 
kaya miskin, tua muda dan anak-anak, baik buruk, hitam putih 
semua Tuhan sayangi tanpa dibeda-bedakan.

Tuhan maha mendengar, 
yang mau dengan sabar mendengar seluruh perasaan kita, 
mendengarkan rasa syukur kita, 
mendengarkan keluh kesah kita, 
ketakutan kita dan rasa kecewa kita.

Ceritakan segala ketakutan, 
kecemasan dan kekuatiranmu kepada Tuhan, 
hanya kamu dan Tuhan yang tau, 
Tuhan akan simpan rahasiamu, 
berdoalah supaya Tuhan 
menghapus segala kekhawatiran dan ketakutanmu.

-- belajar iklas meskipun berat --

next.... 

Thursday, March 26, 2015

SUPPORT --part 12--




Sebelumnya di Support --part 11--

Dan ini gambar dari korban Child Abuse, 
dalam gambar-gambar ini hanya ada dua nama yang selalu disebut 
oleh para korban Child Abuse dalam setiap sesi therapi.
























SUPPORT --part 11--



 Sebelumnya di Support --part 10--

Lembaga-lembaga yang sangat membantu 
dalam proses pemeriksaan dan pemulihan korban Child Abuse.