Showing posts with label tak tersampaikan. Show all posts
Showing posts with label tak tersampaikan. Show all posts

Tuesday, June 23, 2026

Dua Dunia

 

photo : koleksi pribadi


 





Ada tertulis “ketika burung jatuh cinta pada ikan, dimana mereka akan tinggal?”


Begitu dengan kita...

Mengerti syalom bukan jawaban dari assalamualaikum

Semua sebenarnya sangat jelas

Ujung dari perjalanan ini sampai dimana

Akhir cerita ini seperti apa

Tetapi kita menutup mata

Mengabaikan keraguan yang ada


Saat tasbihmu yang suci 

Bersanding dengan rosarioku yang kudus

Mampukah kita menyatukan sujud dan tanda salib

Dalam satu bingkai indah

Hanya dengan rangkaian kata toleransi


Bukan karena kita tidak pernah memahami

Hanya saja aku dan kamu tidak mau peduli

Sangat mengerti akan ada rasa kecewa 

Ketika satu sikap harus diputuskan

Memilih bersama dengan salah satu terluka

Ataukah melepas genggam tangan dengan hati terbuka


Banyak kisah yang tidak tersampaikan pada akhir cerita

Ada cinta yang mungkin tidak akan kesampaian

Kebersamaan yang tidak selalu bisa dipersatukan

Terkadang tujuan akhir dari sebuah perjalanan             adalah duduk tenang


Lama waktu pada sebuah perjalanan

Jauhnya jarak yang telah kita lewati

Banyak warna dalam dunia kita

Belum mampu melebur iman yang beda

Menjadi amin yang sama


Bunga tidak lagi indah ketika pupus dari tangkainya

Cinta bukan lagi bahagia saat melibatkan air mata

Tidak perlu memaksakan apa yang tidak mungkin kita miliki

Cukup kita pahami logika bisa berkompromi dengan hati



#rasa sakit yang ada akan semakin besar ketika kalian semakin lama bersama tanpa tujuan#

Tuesday, October 31, 2023

Dear Edelweiss #2


 

 

 

 

 

 

 

Jumat, 27 Oktober 2023 

  

Hai kamuuuu..... 

yang sejenak singgah di hati ini, dan dengan naif kupikir kamu adalah 

edelweissku, sampai aku sadar ternyata aku salah.

Apa kabar rasamu setelah dengan sadar membuatku remuk dengan 

manisnya caramu.

Damaikah hatimu setelah hancurkan kanvas yang pernah kamu coba lukis.

 

Ngobrol santai lagi yuk....

Buat mengingatkan kamu betapa jahatnya kamu, membuka mata hati kamu

biar kamu ngerti sebangs*t apa kamu buat aku.

Masih ingatkah kamu setiap harimu selalu mencoba untuk bisa membuat 

aku jatuh hati sama kamu. 

Dan gobl*gnya aku kenapa aku bisa tertipu sama sikap dan cara yang kamu

tawarkan untuk buat aku bisa tertawa sesaat.

Iya...sesaat...., karena sekarang aku sedang menguras air mata dan 

menelan pahitnya kenyataan yang sedang jalan beriringan disampingku.


Ketemuan lagi yuuk....

Aku sama kamu, iyaa....hanya aku sama kamu, jangan ada siapapun

yang hanya bisa kamu gunakan sebagai topengmu, buat menutup semua 

kemunafikanmu. Supaya aku bisa membuatmu ingat brengs*knya cara kamu

untuk bisa mendapatkan rasa percayaku yang akhirnya kamu hancurkan.

Agar kamu ingat bagaimana kamu "memaksa" aku untuk menatap mata kamu,

seolah-olah kamu ingin yakinkan aku bahwa hanya kamu 

yang ada dipihakku,kamu akan ada untukku 

dalam setiap usahaku bangun dari terpurukku, 

tetapi akhirnya kamu sendiri yang membuatku semakin terjerumus 

dalam kepahitan.


Ngopi berdua lagi yuk...

Biar aku bisa memaki kamu dengan segala rasa yang aku punya,

lampiaskan semua marah dan kecewaku yang sebenarnya adalah 

karena kesalahan dan kebodohanku sendiri.

Aku terlalu bodoh ketika aku menerima asa yang seolah dari hatimu,

bodohnya aku tidak mampu membaca kemunafikanmu,

naifnya aku terlalu cepat titipkan hati sama kamu.

Salahnya aku adalah menerima kedatanganmu disaat keterpurukanku,

menerima uluran tanganmu pada saat aku jatuh,

bersandar pada bahu yang kau pinjamkan untuk kuatkanku.

Kesalahan besar kedua dalam hidupku ketika dengan mudah

aku menerima kehadiran kamu yang tidak punya hati, 

dan kebodohanku adalah membiarkan kepala ini bersandar dibahumu,

hanya untuk membuatku lebih hancur dari kehancuranku sebelumnya.


Duduklah bersamaku kembali....

Supaya aku bisa bercerita, perjalanan panjangku "menikmati"

getirnya hidupku sampai aku menemukanmu hingga akhirnya 

aku hanya ingin menghapus kamu dan semua tentang kamu dari hidupku.

Biar kamu mengerti bagaimana aku bertahun-tahun menjaga hati

yang penuh luka oleh masa laluku.

Bertahun lamanya aku teramat mencintai hatiku sendiri, sampai

habis semua rasa yang kupunya.

Tidak pernah sekalipun merelakan hati ini untuk kembali tersakiti

oleh sepenggal asa yang mereka tawarkan untuk menjaga hatiku.

Tetapi entah ada apa dengan egoku saat aku menemukanmu

Taukah kamu,aku dibutakan olehmu, pada apa yang kamu tawarkan,

dengan segala kisahmu yang menumbuhkan kekagumanku akan sosokmu.

Tanyaku pada diri sendiri, kenapa aku bisa terlalu cepat jatuh 

dalam kebodohan seperti ini lagi, kebodohan yang tidak hanya 

membuatku terluka tetapi lebih hancur dari aku yang sebelumnya.


Pergilah....

aku tidak ingin memaksamu untuk tetap bersamaku, 

karena kamu bukan bahagiaku

mungkin bagimu sudah menjadi hal yang biasa, 

menyakiti dengan topeng menyayangi sampai kamu tidak peduli 

apa yang aku rasakan setelah yang kamu lakukan kemarin dan hari ini.

Tidak butuh permintaan maaf untuk kejatuhanku 

karena kita memulai semua kesalahan itu diatas keinginan bersama.

jika saat ini aku terluka karena perginya kamu 

biarlah itu menjadi penyesalan terdalamku dan akan kubunuh kembali

segala rasa yang sempat kembali ada karena kamu

biarkan aku kembali bernafas tenang tanpa rasa cinta dan sakit.

Jemputlah karmamu karena semesta tak pernah tinggal diam 

ketika air mata ini menetes diatas pangkuannya.



-- terima kasih pernah menjadi bagian dari kesalahan yang dengan sengaja kubuat --

 










 

Dear Edelweiss #1


 

 

 

 

 

 

 

 

 

Senin, 23 Oktober 2023 

 

Edelweiss yang terkasih...

terima kasih untuk hari kemarin

rasa yang kau suguhkan teramat manis

mengikis sesaat ketegangan

menyebarkan sebagian rasa sakit

 

saat sang angin datang menghempas

lepaskan sisi kerapuhan

mempaskan setiap luka sudut hati

sisakan kokohnya kelopak cantikmu

 

aah....

terlalu cepat aku menjadikanmu edelweissku

kurangkai menawan bertahta diatas keangkuhan

menyanjung harap bisa meruntuhkan kuatnya ego

memetik asa menghapuskan semua luka

 

kembali menilik tempat ini

semua yang terjadi antara aku dan kamu

mengubah duniaku, mewarnai lembar kisahku

yang lama tak menyentuh nuansa

mengukir salah satu kisah terpenting

dalam jalan takdir


sesaat diam mematung hadirkan banyak rasa

disini membuatku tak bisa melupakanmu

ingatkanku selalu kembali tentang kamu, 

sikapmu, dan segala yang kamu lakukan

 

katamu itu hanya untukku

sejauh itukah usahamu untuk aku

benarkah hanya untuk aku

dan hanya sekedar menopangku 


jujurkah kamu dengan perasaanmu

ataukah benar ini memang hanya rasaku

bukan karena rasa yang juga kamu punya

rasa sama yang kurangkai denganmu 

rasa yang terus tersirat dari setiap sikapmu

 

sedikit membuka hati untukmu

belajar kembali menerima rasa yang berbeda

dan akhirnya kembali tersungkur dalam kepalsuan

kepingan hati yang mulai tertata 

kembali hancur tak tersisa

 

disaat aku mulai mencoba jadikan kamu sandaranku

tersirat buatmu aku adalah bebanmu

saat aku mulai bersandar di pundakmu

terbaca rasamu sudah cukup menopangku

 

saat aku melayang dengan lamunanku

kamu menyampaikan patahkan harapan

Melangkah pergi menghancurkan asa

kubur segala keindahan saat yang kamu ciptakan

seketika berubah amarah dan air mata

 

 

 

 

Sunday, October 22, 2023

Keresahan Malam


 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Gelap melukiskan kejujuran hati

Menumpahkan segala rasa tersimpan

Membuka segala hal yang tak terselami

 

Semesta memeluk kerapuhanku

Membalut serpihan luka

Menyeka derasnya butiran air mata


Berteman alunan nada petikan gitarmu

Meresapi setiap lirik indah dari bibirmu

Menikmati rasa berharap sebuah asa


Malamku berteman cerita cinta

Bukan tentangku melainkan milikmu

Terpaku alur narasi hidup pribadimu

Ciptakan rasa berbeda dari sekedar sahabat

 

Tanpa maksud menjadi pencipta luka

Hanya ingin ungkapkan rasa

Melepas topeng kepura-puraan

Mengubur kemunafikan yang menyiksa


___sabtu,07 oktober 2023, 00.00WIB___

Thursday, October 5, 2023

Rasa Kita

 









Aku dan aku...

tersenyum dalam diam

bicara banyak tentang kamu

bercerita betapa indahnya kamu

kamu yang tidak akan pernah bisa menjadi milikku


Aku dan aku...

memutar semua yang ada tentangmu

tanpa ada yang terlewat dari otakku

semua hal tentang kamu dan dirimu

hanya kamu sampai saat ini


Aku dan kamu...

bicara dengan tatapan mata

tersenyum dalam tarikan nafas

mencintai dengan diam

memiliki dalam keheningan

hingga senja berganti malam


Aku dan kamu....

adalah sebuah kerinduan

yang hanya mampu bertemu dalam mimpi

bertahan dalam genggaman cinta tersembunyi

hanya ada aku, kamu, dan Tuhan.



Tuesday, September 29, 2015

Tak Mudah Melupakanmu




















Kupikir aku bisa melupakanmu
Dan kupikir aku bisa berhenti mencintaimu
Ternyata aku salah

Sejenak menyapamu
Membuat rasa yang lama tersimpan
Kembali hadir menjadi nyata

Kenyataan yang teramat menyakitkan
Ketika aku sangat menyadari
Bahwa cinta ini tak pernah mati
Meski tanpa mampu memiliki

Entahlah....
Mau sampai kapan aku bertahan
Menyimpan cinta tak bertuan

Yaaa.....
Hanya aku dan Tuhanku
Yang tau bagimana hati dan rasaku.

Saturday, March 7, 2015

Ada dan Tiada














Saat aku sudah tidak mampu
Berikan apa yang mereka mau
Terasa lebih menyakitkan

Sesaat kubertanya
Untuk apa aku ada
Jika hanya punya asa

Sejenak kuberfikir
Untuk berbuat apa aku hadir
Jika tak bisa punya nilai

Maafkan setiap keberadaanku
Selalu mencipta beban untukmu
Tak pernah sedikitpun 
Mampu mengukir senyummu

Friday, May 2, 2014

Jika Kamu Mengerti


















Ketika aku butuh sebagian dari sekian banyak waktumu
Untuk sekedar aku bisa bersandar dibahumu
Menghapus semua rasa yang selalu sama

Ketika semua itu tak mampu kuraih
Hanya rasa kecewa yg tersisa
Tapi aku tak punya kuasa
Untuk memaksa inginku lagi

Cukup kamu tau....
Bahwa aku tidak pernah mau tau
Sepenting apa aku dimata kamu
Tidak peduli aku prioritas terakhirpun dalam hidupmu
Tetapi kamu tetap yang utama di hidupku
Tidak peduli aku bukan siapa siapa buatmu
Tetapi kamu adalah nyawa dalam setiap hembusan nafasku

Ketika semua rasa yang kupunya
Terasa terbuang sia sia
Aku hanya mampu berkata
Aku tidak akan pernah
Membunuh rasa cinta
Meskipun tak pernah bisa menggapai asa
Aku tidak akan pernah sekalipun
Menggadaikan kebersamaan kita
Dengan apapun.yang pernah ada....

Selalu Salah


















Sepertinya diam adalah cara terbaik
Untuk membuat hati tidak lebih sakit
karena semua tanyaku
Tak pernah ada jawab darimu

"Kamu berbeda, ada apa"
   - biasa saja, jangan terlalu sensitif

"Kamu mulai berubah sejak beberapa waktu ini"
   - semua masih sama, jangan berlebihan

"Aku tau kamu sibuk, sangat sibuk bahkan, tapi kesibukanmu itu haruskah merubah kamu jadi seseorang yang lain dari yang pernah kukenal"
   - sudahlah, tidak perlu mencari. Bahan untuk diributkan, aku sedang banyak masalah, atau kamu mau aku tambah pusing

"Apa aku ngga bisa jadi sekedar tempatmu bercerita agar kamu sedikit bisa bernafas lega"
  - ngga perlu, nanti menambah beban pikiran kamu, biar aku pikir sendiri

"Sebegitu tidak berartinya aku buat kamu, sampai ketika kamu sedang sesak, kamupun tidak mau berbagi denganku, atau mungkin sudah ada tempat baru buatmu, yang bisa lebih mengerti dan meringankan segala beban kamu"
  - jangan berfikir negatif tentang aku, tidak ada orang lain seperti yang kamu pikirkan.

"Jadi, apa artinya aku dalam hidup kamu"
   - sudahlah jangan menambah beban pikiranku.

"Baiklah, aku akan diam dan tidak akan mengusikmu"
  - apa maksud kamu? Kamu mau meninggalkan aku? Owh, aku tau sekarang, pantas saja hal kecil kamu besar-besarkan. Ternyata hanya untuk alasan kamu supaya bisa meninggalkan aku. Aku tau , aku bukan orang yang pantas untuk kamu.

*apa yang seharusnya aku bisa katakan......*
Untuk bisa menjadi seseorang di dalam hidup kamu
Jika setiap tanya yang kuucap
Selalu tidak tepat menurutmu
Salahkah jika aku lantas berfikir
Kamu perlahan akan menghapus hadirku
Atau aku memang harus menerima
Apapun yang sudah dan akan kamu lakukan
Bagaimana kamu telah dan akan bersikap padaku
Tanpa harus ada tanya
Apakah aku juga harus rela
Menerima semua sikapmu
Atas sesuatu yang terjadi dibelakangku
Yang tak pernah aku tau
Jika memang itu bisa membuatmu bahagia
Aku akan lakukan itu
Meski aku tak akan berbohong
Bahwa semua itu teramat menyakitkan.

Tanyalah Pada Hati Kecilmu


















Tidak akan pernah ada rasa "berbeda" jika tidak pernah menjadi istimewa, dan berbeda itu karena istimewa.

Tidak ada orang yang tidak memiliki tempat yang istimewa didalam hati kita akan kita rasakan perubahannya, baik itu cara hidupnya maupun perubahan sikapnya  apalagi jika itu perubahan sikapnya terhadap kita.

Ketika kita merasa seseorang berubah, sesungguhnya kita mengakui bahwa dia pernah menjadi "bagian dari dalam hidup kita".


Ketika ada tanya "mengapa" dalam perbedaan sikap itu sesungguhnya kita KECEWA karena kita sudah kehilangan "kebiasaan" dalam satu hubungan. Mengapa sikapnya harus berbeda antara denganku dan dengan orang lain, mengapa dia mengatakan hal yang lain ketika berbicara padaku dan pada orang lain. Tidak peduli apapun alasan yang akan tersampaikan selanjutnya ketika rasa kecewa kita terbaca oleh mereka yang sebenarnya tidak kita inginkan tau tentang rasa kecewa itu.


Ketika ada tanya "apa yang salah", sehingga terjadi perbedaan itu tersirat sebuah rasa KHAWATIR dan sesungguhnya kita ingin menunjukkan bahwa selama ini kita SUDAH BERUSAHA LAKUKAN YANG TERBAIK untuk menjaga agar kedekatan itu tidak pernah selesai dan akan tetap menjadi sebuah hubungan emosional yang indah meskipun tanpa ada orang lain yang tau akan hal itu.Tetapi ketika keadaaan berbeda kita akan mencari tau apa sesungguhnya yang membuat semuanya bisa berbeda dari kondisi sebelumnya


Dan ketika semua itu sudah terlewati terkadang ada banyak cara yang kita lakukan untuk bisa kembali menempatkan seseorang itu di dalam hati kita dengan segudang alasan yang mengatas namakan hubungan baik seperti semula, tidak ada sebuah permasalahan dalam hubungan sosial, pertemanan, sahabat, saudara dan sebagainya dengan HARAPAN kembali bersama dan sesungguhnya untuk mengatakan bahwa "AKU TIDAK INGIN KEHILANGAN KAMU"
                  -- wait n see --


"karena yang terlihat bodoh bukan berarti bodoh dan ketika terlihat diam tidak berarti menerima, sebab diam adalah cara yang tepat untuk menanti sebuah kebenaran"

Thursday, April 24, 2014

Coretan Lara Hati




















Malam itu.....
" minta nomor telfon donk.... :)"
Dengan senang hati kamu berikan angka angka itu, ketika dia datang dengan semua daya tariknya untuk memikatmu. Dan kamu seakan tidak tau apa yang dia pikirkan tentang kamu, meskipun berkali kali aku katakan dia mencoba menyakitiku dengan membuatmu berpaling dariku.

- ketika kamu tidak mampu membuatku bahagia, setidaknya jangan membuatku menangis dengan kamu sengaja memberikan respon terhadap orang yang telah menyakitiku -

"kamu kenapa sayankk....??, aku hanya berikan satu nomor telfonku yang biasa digunakan untuk  urusan umum sayankk, aku tidak ada apa-apa dengan dia, kamu jangan cemburuan seperti itu donk, mana mungkin aku lebih memilih dia dari pada kamu sayankk...., percaya sama aku "
Aaah..... sederet kata yang kamu sampaikan untuk bisa meyakinkanku bahwa kamu hanya merasa tidak enak hati jika kamu tidak sebutkan nomor itu karena saat itu kalian di depan banyak orang serasa tak mampu menghapus sesak ini. Dan setelah itupun kamu pergi begitu saja tanpa kata maaf setelah dengan sengaja kamu melukaiku. Bahkan tak tampak sekalipun rasa sesalmu atas apa yang sudah kamu lakukan.

-semoga apa yang aku rasakan salah dan akan aku coba untuk percaya dengan apa yang kamu bicarakan-

Pagi ini....
Beberapa bulan setelah malam itu, dia datang, dengan sikap biasa dan tanpa beban hanya untuk menyampaikan sebait cerita.

"hei...apa kabar ya si *****....., masih sering datangkah? Aku terakhir whatsapp sama dia beberapa waktu lalu. *tersenyum* nomornya belum ganti kan ya?  Aku sih punya 3 nomor dengan operator berbeda. Mungkin dia sibuk yaaa, tapi biasanya sesibuk apapun dia pasti membalas semua sapaanku sih, hanya terakhir ini aku memang agak malas komunikasi." ceritanya mengalir begitu saja, tanpa memberiku kesempatan bertanya bahkan seakan dia tidak butuh tanggapan apapun dariku.

#tidak ada hubungan, tidak pernah komunikasi # 
itu kalimat yang aku ingat ketika kamu menjawab tanyaku tentang dia beberapa jam yang lalu, lalu apa arti semua ini....

-- ketika kamu tidak menganggap aku yang utama dalam hidupmu itu hanya sedikit menyakitiku, tetapi dengan tergoresnya pagi ini oleh kebohonganmu, kali ini kamu mengirimku kedalam peti mati bersama rasa kecewaku--


#sekedar cerita seseorang yang mampir diotakku#

Tuesday, February 4, 2014

Warna Sebuah Kehidupan

















Hidup itu anugerah...
Sebuah anugerah yang paling istimewa buat kita. Kalo kamu ingin tau hidup yang sebenarnya itu bagaimana... 


Nikmatilah hidupmu sebagaimana layaknya sebuah anugerah, nikmati dengan senyuman yang paling manis, nikmati dengan sinar matamu yang paling indah, dengan tubuhmu yang sedemikian sempurna... Bukan menyia-nyiakan apa yang sudah diberikan padamu. Dan tidak melihat apa yg kurang pada kita.


Nikmati dengan caramu sendiri, tanpa pengaruh dari siapapun, karena apa yang akan kamu rasakan adalah memang untuk kamu rasakan, dan bukan untuk orang lain.


Hidup itu sebuah petualangan...
Jalanilah apa yang harus dijalani.
Yang suka cari aman mungkin ngga setuju ini..., tapi apapun pendapat kalian itu tidak akan mengubah apa yang sudah diberikan-Nya pada diri dan hidupku...


Sebuah petualangan, banyak hal yang terjadi dan kita temui dalam sebuah petualangan, jalan yg mulus, yg membuat kita bisa tertawa ... Jalan yang sedikit menanjak dan tidak jarang hanya menemukan sebuah jalan setapak, itu disaat kita ada dalam satu masalah dan harus tetap menghadapi bahkan memang harus mencari jalan untuk bisa keluar dari masalah itu...


Kita bisa melihat betapa indahnya ombak disepanjang bibir pantai yang pada saat kita mencoba bermain dan bersahabat dengan menikmati sentuhan lembutnya kadang kita tidak menyadari bahwa dibalik kelembutan sentuhan riaknya tersimpan sebuah bahaya besar yang akan datang pada kita entah kapan...


Kita bisa merasakan lembut dan sejuknya belaian angin, yang tak jarang membuat kita menjadi sangat nyaman berada disana, seakan itu tempat terindah untuk hidup kita, yg membuat kita malas beranjak maju ataupun berpindah ke tempat yang sedikit berbeda suasana dan mungkin sedikit tidak nyaman...itu juga akan membuat kita hanya sebagai seorang manusia yg tidak pernah berkembang, apa yang kita alami dan rasakan hanya sebuah rutinitas tanpa warna, semua akan terasa biasa saja dan membuat kamu menjadi tidak mengerti betapa indahnya sebuah petualangan di dalam kehidupan.

Hidup itu pilihan...
Apa yang sedang terjadi dalam sebuah proses kehidupan adalah hasil dari apa yang kita telah ambil dalam sebuah keputusan di masa lampau. Terkadang bisa membuat kita tertawa puas tapi tidak jarang juga membuat kita marah dan penuh penyesalan. Sebuah keputusan yang kita ambil masing -masing punya konsekwensinya sendiri. 


Pilihan itu sulit jika kita tidak tau arah dan tujuan kita, tetapi akan sangat mudah jika kita tau apa yang sebenarnya menjadi tujuan kita, tidak mengerti bagaimana kita harus mencapainya dan tidak mau menerima konsekwensi yang harus diterima saat hasil dari apa yang kita lakukan sudah ada didepan mata. Jika dalam hidup kita tidak berani memilih jangan pernah berharap untuk memiliki.


Kebanyakan dari kita lebih memilih untuk dicintai dari pada mencintai. Dengan dicintai kita akan merasakan sebuah kebanggaan bahwa kita memiliki kelebihan dibandingkan dengan yang lain. Menjadikan segala hal dalam hidup kita semua indah dan selalu menyenangkan. Tanpa kita tau, berapa lama kita akan merasakan keindahan itu dan sampai kapan kita masih tetap dicintai, sampai saat "cinta" itu membuat kita menangis.

Saturday, November 30, 2013

Lenyapkan Aku














Ketika aku sekuntum mawar
Dan kamu mulai bosan dengan kelopakku
Ketika aku setangkai mawar
Dan kamu mulai jenuh dengan warnaku
Ketika aku sebatang mawar
Dan kamu mulai jengah dengan duriku

Tidak perlu kamu injak rumpunku
Karena itu akan menyakitimu
Tidak perlu kamu potong rantingku
Karena hanya akan menambah amarahmu
Tidak perlu kamu cabut akarku
Karena itu akan menyusahkanmu

Siramkan saja air keras diseluruh duniaku
Maka aku akan cepat layu
Dan akhirnya kering seperti kamu mau
Agar kamu tidak merasa dipersalahkan
Atas kepedihanku karena keacuhanmu
Agar kamu tak perlu repot
Merapikan sisa sisa kehancuranku
Agar kamu tidak perlu mencari alasan
Untuk bisa menggantiku dengan bunga lain

Sunday, July 14, 2013

Hatiku



















Kadang aku marah atas sikapmu
kadang aku benci dengan 
  ketidakpedulianmu
bahkan sering aku ingin melupakanmu 
tidak jarang aku ingin 
  meninggalkanmu
dan menghapus apa yang sudah terjadi
  diantara kita selama ini

Tapi entah mengapa...
hanya dengan satu kata saja
itu bisa membuat luntur semua amarahku
  padamu
hanya dengan satu kalimat yang kau
  bisikkan padaku
bisa membuat lenyap seluruh rasa benciku
  padamu

hanya maaf yang ada untukmu
hanya ada sayang tersisa di hati ini
hanya ada cinta dalam jiwa ini
semakin dalam rasa cinta yang kupunya
  hanya untukmu

Semakin aku tidak bisa melupakanmu
Semakin aku tidak ingin meninggalkanmu

Friday, February 1, 2013

Sejenak Bersamamu




















Tuhan mempertemukan kita 
Saat aku tak memiliki hati
Memberikan hati dan satu rasa 
Yang sempat aku miliki sebelumnya
Meyakinkan aku bahwa kamu pantas aku cintai
Rasa ini mengalahkan logika yang ada

Ketika kamu mulai beranjak pergi
Perlahan berlalu meninggalkan kebersamaan kita
Aku baru menyadari
Aku terlalu mencintai kamu
Kesalahanku adalah aku percaya kamu mencintai aku 
  seperti aku mencintai kamu

"Maaf aku mengecewakanmu"
Hanya itu kalimat yang sempat tercatat dalam otakku
Jika kamu bertanya apa yang aku rasakan
Hanya air mata yang mampu menjawabnya
Aku hanya butuh waktu untuk sendiri

Kembali mengulang semua yang pernah kita lalui
Hingga aku sampai pada titik ini
Tidak sepantasnya aku menyalahkan kamu 
Karena ini bukan kesalahan kamu
Mencoba memahami maksud dari segala peristiwa 
  bersamamu

Ketika Tuhan mempertemukan kita
Itu bukan sebuah kesalahan
Tuhan pertemukan aku dengan orang yang tepat
Orang yang tepat dan sangat pantas untuk dicintai
Meskipun tidak pada waktu yang tepat
Yang akhirnya tak mampu untuk bisa aku miliki
Tapi bersamamu, Tuhan mengajarkan aku 
   cinta yang seutuhnya

Saat kamu menjauh dariku
Tuhan ingin mengenalkan aku 
Sisi lain dari rasa cinta
Satu rasa yang tidak akan pernah bisa diungkap
Hanya mampu tergantikan oleh air mata
Sampai kamu memutuskan untuk pergi 
   itu akan lebih baik
Karena hanya satu hati yang akan tersakiti
Dari pada kita memaksakan kebersamaan ini
Akan ada dua hati yang tersakiti 
Karena saling mencintai tanpa pernah bisa bersatu

Terima kasih untuk kesempatan yang kamu berikan buatku
Untuk bisa merasakan apa itu "hidup"
Meskipun hanya untuk sejenak
Tuhan telah mengatur waktu kita dengan singkat
Agar aku tidak memiliki keinginan 
  untuk memulai kembali jika aku tidak ingin 
  mengulang rasa sakit ketika cinta itu diakhiri
Agar aku bisa tetap menyimpan semua rasa cinta ini 
  tanpa harus menggantinya dengan rasa yang lain
  dan pada hati yang lain