Showing posts with label setia pada cinta yang salah. Show all posts
Showing posts with label setia pada cinta yang salah. Show all posts

Wednesday, June 24, 2026

DEAR WANITAKU

 

photo : koleksi pribadi











Dear wanitaku ...

Mau sejauh apa langkahmu

Dalam kisah pengkhianatan ini

Mau sampai mana larimu

Dari satu kata bullshit tentang kesetiaan

Mau sebanyak apa caramu

Menutupi kalakuan busukmu bersamanya


Polosmu itu muslihat

Menutupi bangsatnya sifat dan hatimu

Sikapmu itu drama

Yang kamu pertontonkan didepanku setelah bersamanya

Kamu mainkan setiap membagi hati dan rasa dengannya


Senyumku didepanmu saat ini 

Sesungguhnya bisa jadi racun untukmu

Selalu dan akan kuamati kalian dalam diam

Setiap kisahmu dari mereka

Kudengarkan dengan kemarahan didalam hati


Selalu kuberi ruang untukmu berulah

Namun jangan pikir mataku buta

Setiap melihatmu bermain mata di dekatnya

Kamu pikir aku tuli

Saat kamu berbisik manja padanya 

Yang kalian tutupi dengan sikap canda tawa

Jangan kamu kira aku tidak mengerti

Kelakuan brengsek kalian dibelakangku

Saat kita terpisah ruang dan waktu


Kuikuti cara mainmu

Akan bagaimana polamu merusak kepercayaanku

Kuberikan apa inginmu

Saat kamu selalu berusaha bertemu dengannya

Dengan banyaknya alasan yang kamu buat

Hanya untuk membuatku merasakan

Seolah semua biasa saja


Dear wanitaku...

Aku akan selalu diam menyaksikan tingkahmu

Bukan karena aku menerima

Hanya sekedar membangun kemantapan hati

Untuk bisa membunuh rasa sayang dan percaya

Yang pernah kuberikan padamu

Karena sangat kupahami 

Semua usahaku membuat segalanya menjadi baik

Tidak pernah berarti dimatamu


Pesanku untukmu...

Jangan pernah menyesal 

Keputusanmu bermain api

Meninggalkan sebuah ketulusan hati

Hanya demi bisa bersama dengan pengkhianat

Karena tidak pernah ada 

Mereka yang berhati tulus, mengambil milik orang lain

Dan mereka yang meninggalkan kesetiaan mendapatkan kedamaian hati.



#sesungguhnya penggoda memang pantas bersama dengan pengkhianat#
#turunkan emosi, cukup amati, matikan hati, berdiri dan melangkah kembali#




Tuesday, June 23, 2026

LUKAMU BUKAN UNTUKKU

 

photo : koleksi pribadi










Terima kasih sudah pernah ada untukku

Terima kasih atas rasa rindu yang pernah mampir

Terima kasih untuk warna yang sejenak kamu ciptakan


Jika inginmu pergi saat ini

Mungkin karena memang kamu tidak pernah menginginkanku

Atau adanya aku adalah sebuah kesalahan buatmu ??

Kulepaskan pelukmu dengan senyum

Biarlah cukup sampai di sini

Aku sebagai tempat persinggahan

Disaat kamu lelah dan terluka


Jika masih ada air mata 

Semua bukanlah tentang kesalahanmu

Bukan juga karena pergimu

Semata hanya karena kebodohanku

Yang pernah berharap banyak dari kehadiranmu

Berharap keindahan menjadi milik kita


Ya....

Kebodohanku adalah sempat berpikir

Kamu punya ingin yang sama dengan inginku

Tapi ternyata hanya sebatas harapan semu

Yang selalu kembali kubangun ulang

Disaat yang sama terkikis karena egomu


Lebih bodohnya lagi

Aku bertahan dalam semua manipulasimu

Saat kamu gunakan luka batin masa lalumu

Seolah-olah aku harus selalu memahami kamu dan situasimu

Tanpa peduli keindahan yang kubangun untukmu


Pergilah...

Selesaikan masa lalumu

Jangan pernah lagi membunuh impian orang lain

Hanya karena rasa sakit yang kamu miliki

Sembuhkan luka dalam hatimu

Bukan dengan mengulang kembali

Membuat rasa sakit yang sama untuk hati yang lain.




#mengakui rasa sakit adalah kunci dari ketenangan hati#






Dua Dunia

 

photo : koleksi pribadi


 





Ada tertulis “ketika burung jatuh cinta pada ikan, dimana mereka akan tinggal?”


Begitu dengan kita...

Mengerti syalom bukan jawaban dari assalamualaikum

Semua sebenarnya sangat jelas

Ujung dari perjalanan ini sampai dimana

Akhir cerita ini seperti apa

Tetapi kita menutup mata

Mengabaikan keraguan yang ada


Saat tasbihmu yang suci 

Bersanding dengan rosarioku yang kudus

Mampukah kita menyatukan sujud dan tanda salib

Dalam satu bingkai indah

Hanya dengan rangkaian kata toleransi


Bukan karena kita tidak pernah memahami

Hanya saja aku dan kamu tidak mau peduli

Sangat mengerti akan ada rasa kecewa 

Ketika satu sikap harus diputuskan

Memilih bersama dengan salah satu terluka

Ataukah melepas genggam tangan dengan hati terbuka


Banyak kisah yang tidak tersampaikan pada akhir cerita

Ada cinta yang mungkin tidak akan kesampaian

Kebersamaan yang tidak selalu bisa dipersatukan

Terkadang tujuan akhir dari sebuah perjalanan             adalah duduk tenang


Lama waktu pada sebuah perjalanan

Jauhnya jarak yang telah kita lewati

Banyak warna dalam dunia kita

Belum mampu melebur iman yang beda

Menjadi amin yang sama


Bunga tidak lagi indah ketika pupus dari tangkainya

Cinta bukan lagi bahagia saat melibatkan air mata

Tidak perlu memaksakan apa yang tidak mungkin kita miliki

Cukup kita pahami logika bisa berkompromi dengan hati



#rasa sakit yang ada akan semakin besar ketika kalian semakin lama bersama tanpa tujuan#

Monday, September 1, 2025

PERUSAK & PENGKHIANAT

 

Photo : Koleksi Pribadi









#Kamu merhatiin ga hari sabtu sebelum lomba, kamu kan biasanya matanya jeli, kita kan duduk duduk di meja registrasi terus pak komandan pamit mau berangkat kerja dan ambil mobil, nah pas mau jalan itu kan dia ngelewatin kita, eeeh...itu cem-cemannya udah dateng terus ada bareng kita, sengaja banget itu mobil pak bertanya dipelanin terus beliah buka kaca, pas aku lirik ke cem cemannya, dia lagi main mata keseberang, terus aku lihat ke ternyata main visi beneran sama pak memerintahkan, dan pak memerintahkan lagi dadadada sambil Kissbye genit begitu ke cemcemannya. eeeh habis itu dia maju sebentar dan berhenti lagi, kirain ada apa, ternyata ngelakuin begitu lagi sampai dua kali#

Ini setelah ada ibu dari wilayah XX yang nanya (nunjuk ke si cem"an pak komandan) "ibu itu istri pak komandan yaaa...?" dan ketika kita jawab "bukan Bu.." gantian si ibu yang kaget dan bilang "owh....bukan..?!, saya pikir istrinya, lha kalo bukan...kok sikapnya mereka aneh, mesra sekali loh soalnya dilomba badminton di ruang atas yang lalu, barusan juga hehee, gak bahaya tah 😁"#

---otakku mencoba mencerna apa yang sedang terjadi dan tidak terlepas dari pengamatan mereka---


Affair kalian aman...?!

Ya, kalian memang merasa aman

Tapi orang disekitar kalian diam-diam melihat dan merekam

Bukan dengan kamera digital 

Melainkan dengan mata kepala dan memori otak mereka

Lebih jelas dan sangat detail

Sebuah kebenaran yang belum terungkap


Affair kalian sempurna..?!

Benar menurut kalian

Karena mereka yang melihat (kalian pikir) tidak pegang bukti

Dan kalian merasa semua aman tidak akan pernah terungkap

Pada pasangan kalian masing-masing


Affair kalian bebas tak berkelas

Tanpa bukti tapi sangat jelas itu nyata

Mereka diluar sana bergunjing dan berbisik

Yang berujung kalimat:

"kasihan istri dan suaminya ditipu didepan mata"

"kasihan anak-anaknya sudah dipersiapkan karma oleh ibunya sendiri"


Affair yang kalian lakukan terlalu jelas..!!

Bebas aja sebenarnya

Itu pribadi kalian, hak kalian berdua

Karena itu dosa kalian sendiri

Yang sangat disayangkan...

Satu dari kalian berdua

Kenapa harus menjatuhkan orang lain

Hanya untuk bisa mendapatkan perhatian lebih

Dari pasangan affairmu

Itu sangat menjijikkan...!!



Berbuat dosalah tanpa menjatuhkan orang lain..!!

Cari perhatian dari pasangan affairmu dengan prestasi bukan sensasi

Meskipun kita semua tau prestasi pertamamu adalah sebagai perusak

Jadi mau dibuat prestasi bagus apalagi, 

jika sebuah hubungan sudah diawali dengan merusak.



Tuesday, October 31, 2023

Dear Edelweiss #2


 

 

 

 

 

 

 

Jumat, 27 Oktober 2023 

  

Hai kamuuuu..... 

yang sejenak singgah di hati ini, dan dengan naif kupikir kamu adalah 

edelweissku, sampai aku sadar ternyata aku salah.

Apa kabar rasamu setelah dengan sadar membuatku remuk dengan 

manisnya caramu.

Damaikah hatimu setelah hancurkan kanvas yang pernah kamu coba lukis.

 

Ngobrol santai lagi yuk....

Buat mengingatkan kamu betapa jahatnya kamu, membuka mata hati kamu

biar kamu ngerti sebangs*t apa kamu buat aku.

Masih ingatkah kamu setiap harimu selalu mencoba untuk bisa membuat 

aku jatuh hati sama kamu. 

Dan gobl*gnya aku kenapa aku bisa tertipu sama sikap dan cara yang kamu

tawarkan untuk buat aku bisa tertawa sesaat.

Iya...sesaat...., karena sekarang aku sedang menguras air mata dan 

menelan pahitnya kenyataan yang sedang jalan beriringan disampingku.


Ketemuan lagi yuuk....

Aku sama kamu, iyaa....hanya aku sama kamu, jangan ada siapapun

yang hanya bisa kamu gunakan sebagai topengmu, buat menutup semua 

kemunafikanmu. Supaya aku bisa membuatmu ingat brengs*knya cara kamu

untuk bisa mendapatkan rasa percayaku yang akhirnya kamu hancurkan.

Agar kamu ingat bagaimana kamu "memaksa" aku untuk menatap mata kamu,

seolah-olah kamu ingin yakinkan aku bahwa hanya kamu 

yang ada dipihakku,kamu akan ada untukku 

dalam setiap usahaku bangun dari terpurukku, 

tetapi akhirnya kamu sendiri yang membuatku semakin terjerumus 

dalam kepahitan.


Ngopi berdua lagi yuk...

Biar aku bisa memaki kamu dengan segala rasa yang aku punya,

lampiaskan semua marah dan kecewaku yang sebenarnya adalah 

karena kesalahan dan kebodohanku sendiri.

Aku terlalu bodoh ketika aku menerima asa yang seolah dari hatimu,

bodohnya aku tidak mampu membaca kemunafikanmu,

naifnya aku terlalu cepat titipkan hati sama kamu.

Salahnya aku adalah menerima kedatanganmu disaat keterpurukanku,

menerima uluran tanganmu pada saat aku jatuh,

bersandar pada bahu yang kau pinjamkan untuk kuatkanku.

Kesalahan besar kedua dalam hidupku ketika dengan mudah

aku menerima kehadiran kamu yang tidak punya hati, 

dan kebodohanku adalah membiarkan kepala ini bersandar dibahumu,

hanya untuk membuatku lebih hancur dari kehancuranku sebelumnya.


Duduklah bersamaku kembali....

Supaya aku bisa bercerita, perjalanan panjangku "menikmati"

getirnya hidupku sampai aku menemukanmu hingga akhirnya 

aku hanya ingin menghapus kamu dan semua tentang kamu dari hidupku.

Biar kamu mengerti bagaimana aku bertahun-tahun menjaga hati

yang penuh luka oleh masa laluku.

Bertahun lamanya aku teramat mencintai hatiku sendiri, sampai

habis semua rasa yang kupunya.

Tidak pernah sekalipun merelakan hati ini untuk kembali tersakiti

oleh sepenggal asa yang mereka tawarkan untuk menjaga hatiku.

Tetapi entah ada apa dengan egoku saat aku menemukanmu

Taukah kamu,aku dibutakan olehmu, pada apa yang kamu tawarkan,

dengan segala kisahmu yang menumbuhkan kekagumanku akan sosokmu.

Tanyaku pada diri sendiri, kenapa aku bisa terlalu cepat jatuh 

dalam kebodohan seperti ini lagi, kebodohan yang tidak hanya 

membuatku terluka tetapi lebih hancur dari aku yang sebelumnya.


Pergilah....

aku tidak ingin memaksamu untuk tetap bersamaku, 

karena kamu bukan bahagiaku

mungkin bagimu sudah menjadi hal yang biasa, 

menyakiti dengan topeng menyayangi sampai kamu tidak peduli 

apa yang aku rasakan setelah yang kamu lakukan kemarin dan hari ini.

Tidak butuh permintaan maaf untuk kejatuhanku 

karena kita memulai semua kesalahan itu diatas keinginan bersama.

jika saat ini aku terluka karena perginya kamu 

biarlah itu menjadi penyesalan terdalamku dan akan kubunuh kembali

segala rasa yang sempat kembali ada karena kamu

biarkan aku kembali bernafas tenang tanpa rasa cinta dan sakit.

Jemputlah karmamu karena semesta tak pernah tinggal diam 

ketika air mata ini menetes diatas pangkuannya.



-- terima kasih pernah menjadi bagian dari kesalahan yang dengan sengaja kubuat --

 










 

Monday, October 23, 2023

Pergilah

 


 

 

 

 

 

 

Ada saat dimana

Rasa sakit tidak bisa diuraikan

Rasa sedih tidak mampu diungkapkan

Rasa takut tidak mudah diadukan

Sakit, sedih, takut yang terlalu dalam 

tidak akan mampu dihapus hanya dengan sebuah kata maaf...

 

Aku pikir selama ini aku akan mampu bertahan

Akan mampu melewati lembah 

menggapai puncak yang indah

Ternyata aku salah besar

 

Saat ada di titik terendah

Saat itu aku disadarkan

Bahwa aku sudah terlalu lama bersandar

Terlalu lama menjadi beban 

 

Sampai saat sandaranku mulai goyah

Dan beranjak untuk melangkah pergi

Karena semua rasa lelah dan bosan 

Dengan semua yang ada didepan matanya

Selama ini memasung kebebasannya

 

Aku dipaksa untuk tau diri

Melihat lagi siapa aku

Sosok yang semestinya tidak pernah ada dalam hidupnya

 

Betapa bodohnya aku

Menganggap dia yang begitu sempurna 

Dimataku dan semua orang yang mengenalnya

Adalah dia yang tulus memberikan hati dan hidupnya buatku.

 

Ketulusanku tidak pernah dianggap

Bahkan usahaku mempertahankan dia 

menjadi satu-satunya milikkupun 

dianggapnya menyiksa dan menekan dirinya.

Hal sepele yang kuminta ditanggapi dengan murka dan amarah.


Mungkin aku salah ada disampingnya

Sekarang aku sangat mengerti itu

Dan aku akan perbaiki salahku

Entah cepat atau lambat

Aku akan membebaskan dia 

Sampai dia tidak akan menemukan aku dimanapun.

Supaya dia bisa hidup bahagia seperti apa yg dia mau.

Bebas dan bahagia...

Tidak seperti saat ini ketika bersamaku

Dia merasa tertekan dan tersiksa.

 

 

__ Senin, 04 Juni 2021 __


Friday, January 20, 2023

SELESAI...!!

 












Tuhanku....
Jika memang situasinya sudah tidak bisa diubah
Jika hatinya sudah pupus untuk kebersamaan kami                           
Jika aku tidak berhak mengharapkan dia terus ada disampingku
Jika aku tidak boleh memohon padanya untuk tidak menyakitiku
Dan jika aku tidak pantas meminta cinta, 
waktu dan perhatiannya

Tolong Tuhan...
Ubah hatiku.... 
Ambillah kembali semua kelimpahan rasa cinta, perhatian, 
dan kekhawatiranku yang kupunya untuknya. 
Biarlah aku hidup tanpa semua rasa itu.                  
Hingga aku sanggup menerima segala sikap dan tingkah lakunya 
tanpa rasa sakit yang selama ini menyiksaku.

Semoga...
Jika aku menjadi orang yang tidak memiliki 
rasa dan perhatian padanya lagi, 
itu bisa membuat dirinya merasa bahagia, 
dengan kebebasan hidup 
yang dia miliki dan ingini selama ini, 
berbuat apa saja dengan siapa sesukanya, 
tanpa harus terbebani karena rasa takut menyakiti hatiku.

Tuhan maafkan aku...
Bukan aku tidak mencintainya lagi, 
tapi aku hanya ingin keluarga ini tetap bersama selamanya, 
tanpa ada yang merasa terbebani dan tersakiti.
Dan itu hanya bisa terwujud 
ketika hatiku sudah mati rasa pada satu-satunya orang 
yang selama ini bersamaku, mengisi hati dan hariku.

Tuhanku...
Jika boleh aku meminta, 
biarlah aku melihat dia yang sangat aku cintai 
meraih bahagia dengan warna dan caranya sendiri, 
disini aku akan terus menatap langkahnya dengan kehampaanku, 
tanpa rasa dan harapan apapun, 
dalam sisa kebersamaan kami.




___Dear kalian yang selama ini tidak pernah menghargai pasangan kalian, semesta mencatat apa yang kalian lakukan, hanya menunggu waktu kapan semesta mengubah situasi kalian menjadi penyesalan tanpa akhir___

Wednesday, October 20, 2021

Di Batas Lelahku

 


 

 

 

 

 

 

 

Ketika nanti aku lelah, maka aku akan memilih diam, aku tidak akan menghubungimu lagi untuk tau sedang apa dan apapun yang terjadi sama kamu,  aku tidak akan memperdulikan kamu lagi apapun yang kamu lakukan, aku tidak akan bertanya sama kamu lagi bagaimana kabarmu, dan aku tidak ingin mengetahui tentangmu lagi apapun itu.

 

Saat ini.....

Mungkin kamu sudah siap kehilangan aku, wanita yang lebih dari dua puluh tahun bersamamu, mendampingi jatuh bangunnya kamu dari bukan siapa-siapa menjadi pria hebat seperti yang saat ini kamu rasakan, wanita yang selalu bersedia hidup berdampingan denganmu dalam setiap kekurangan dan kecukupan materiil, wanita yang tidak pernah sekalipun minta apalagi menuntut materi dari kamu, wanita yang selama dua puluh tahun lebih hanya mengharapkan cinta dan kesetiaanmu.

 

Mungkin kamu sudah siap kehilangan aku, wanita yang tidak pernah putus membawa namamu dalam setiap doaku, mendoakan kesehatanmu, kelancaran dalam setiap pekerjaanmu, keselamatanmu saat kamu melakukan semua tugas-tugas yang kamu hadapi, supaya kamu dijauhkan dari segala kesulitan dan niat jahat mereka yang tidak memiliki hati, mereka yang ingin menjerumuskan kamu dalam kubangan dosa, mendoakan untuk kebahagiaanmu dalam setiap tarikan nafasmu, kedamaian hatimu, kesabaranmu, dan hanya segala yang terbaik yang kamu peroleh dalam hidupmu.

 

Mungkin kamu sudah siap kehilangan aku, wanita yang setiap harinya selalu memikirkan kamu saat kamu tidak berada didekatku. Memikirkan apakah kamu baik-baik saja diluar sana, memikirkan apakah kamu sudah makan, apakah harimu baik-baik saja, apakah kamu selalu dalam keadaan sehat.

 

Mungkin kamu sudah siap kehilangan aku, wanita yang selalu membanggakanmu di depan teman-teman kita, yang selalu menceritakan betapa hebatnya kamu sebagai seorang suami dan seorang ayah, memuji kamu didepan mereka yang mengenal kita, mungkin kamu bahkan tidak pernah tau bahwa aku adalah wanita yang sangat bangga memilikimu sampai detik ini.

 

Mungkin kamu sudah siap kehilangan aku, wanita yang selalu berusaha ada waktu untukmu, memperhatikan kamu dan selalu ingin tahu bagaimana kondisi kamu setiap saat, membuat kamu bahagia walaupun lewat hal-hal kecil, tanpa kamu sadari betapa susahnya aku untuk memberikan semuanya itu hanya untuk melihatmu tersenyum, meskipun ternyata kamu tidak pernah merasakan semua itu.

 

Mungkin kamu sudah selalu siap kehilangan aku, wanita yang selalu mengerti dan memaafkan sisi burukmu, memaafkan setiap hati yang disakiti olehmu, dengan semua ego dan emosimu, aku yang menghapus setiap rasa sakit yang kamu buat hanya dengan doa dan air dalam sepinya malam , aku yang begitu cinta dengan hati yang tulus, tetapi tidak pernah kamu lihat dan rasa besarnya cinta yang aku punya untukmu.

 

Air mata yang menetes dalam sunyinya malam mengiringi setiap doaku adalah bukti sakit hati dan bahagia yang aku rasakan saat bersamamu.

Tuesday, September 29, 2015

Tak Mudah Melupakanmu




















Kupikir aku bisa melupakanmu
Dan kupikir aku bisa berhenti mencintaimu
Ternyata aku salah

Sejenak menyapamu
Membuat rasa yang lama tersimpan
Kembali hadir menjadi nyata

Kenyataan yang teramat menyakitkan
Ketika aku sangat menyadari
Bahwa cinta ini tak pernah mati
Meski tanpa mampu memiliki

Entahlah....
Mau sampai kapan aku bertahan
Menyimpan cinta tak bertuan

Yaaa.....
Hanya aku dan Tuhanku
Yang tau bagimana hati dan rasaku.