Saturday, January 21, 2023

Surat Cinta Dari Surga

 







Jika aku pergi...

Bukan karena salah siapa

Tidak juga inginku meninggalkan kalian

Tapi karena waktuku telah usai


Bukan aku tidak berusaha

Untuk tidak meninggalkan kalian

Tapi Dia sudah katakan

"Cukup dan kembalilah"


Jangan buat kepergianku

Jadi sumber air mata untuk kalian

Jika Dia ijinkan aku kembali pada-Nya

Lepaskan "kepulanganku"

Dengan iringan doa dan suka cita

Karena Dia sangat mencintaiku


Aku sangat mengerti kalian mencintaiku

Segala cara telah kalian tempuh dan lakukan

Untuk membuatku bisa tersenyum

Untuk bisa hidup tanpa rangkaian rasa sakit


Tapi mengertilah...

Aku ada karena Dia

Aku mampu dan kuat karena Dia

Aku pergi kembali pada-Nya

Karena sesungguhnya

Aku adalah milik-Nya 



___dedicated to my lil angel & my dad 27112015___





Friday, January 20, 2023

SELESAI...!!

 












Tuhanku....
Jika memang situasinya sudah tidak bisa diubah
Jika hatinya sudah pupus untuk kebersamaan kami                           
Jika aku tidak berhak mengharapkan dia terus ada disampingku
Jika aku tidak boleh memohon padanya untuk tidak menyakitiku
Dan jika aku tidak pantas meminta cinta, 
waktu dan perhatiannya

Tolong Tuhan...
Ubah hatiku.... 
Ambillah kembali semua kelimpahan rasa cinta, perhatian, 
dan kekhawatiranku yang kupunya untuknya. 
Biarlah aku hidup tanpa semua rasa itu.                  
Hingga aku sanggup menerima segala sikap dan tingkah lakunya 
tanpa rasa sakit yang selama ini menyiksaku.

Semoga...
Jika aku menjadi orang yang tidak memiliki 
rasa dan perhatian padanya lagi, 
itu bisa membuat dirinya merasa bahagia, 
dengan kebebasan hidup 
yang dia miliki dan ingini selama ini, 
berbuat apa saja dengan siapa sesukanya, 
tanpa harus terbebani karena rasa takut menyakiti hatiku.

Tuhan maafkan aku...
Bukan aku tidak mencintainya lagi, 
tapi aku hanya ingin keluarga ini tetap bersama selamanya, 
tanpa ada yang merasa terbebani dan tersakiti.
Dan itu hanya bisa terwujud 
ketika hatiku sudah mati rasa pada satu-satunya orang 
yang selama ini bersamaku, mengisi hati dan hariku.

Tuhanku...
Jika boleh aku meminta, 
biarlah aku melihat dia yang sangat aku cintai 
meraih bahagia dengan warna dan caranya sendiri, 
disini aku akan terus menatap langkahnya dengan kehampaanku, 
tanpa rasa dan harapan apapun, 
dalam sisa kebersamaan kami.




___Dear kalian yang selama ini tidak pernah menghargai pasangan kalian, semesta mencatat apa yang kalian lakukan, hanya menunggu waktu kapan semesta mengubah situasi kalian menjadi penyesalan tanpa akhir___

Thursday, January 19, 2023

Atas Nama "Cinta"

 



.......

cinta tidak pernah salah

cinta juga tidak pernah datang tiba-tiba

cinta tumbuh dari sebuah proses

bukan dari sebuah kata kebetulan


jangan menyalahkan cinta 

saat hatimu terluka 

karena caramu mencintai keliru

jangan mengatasnamakan cinta 

jika kamu merasa tersakiti 

karena jalan yang kamu pilih salah

jangan menyalahkan cinta 

ketika duniamu hancur 

karena telah memilih orang yang salah


bukan cinta yang salah

hanya cara kamu 

memupuk perasaan yang keliru

bukan cinta yang salah

tapi jalanmu memilih 

siapa yang kamu cintai tidak tepat


karena ketika kamu memaksakan 

untuk bisa memiliki seseorang 

tetapi kamu sadar langkah dan pilihanmu 

menghancurkan hati yang lain

itu bukan rasa cinta

rasa yang kamu miliki 

sebatas ego dan nafsu serakahmu





Sunday, January 15, 2023

Aku dan Kamu

 







 

 

Kita...?!

Bukan sebuah keharusan yang dipaksakan

Cukup jadikan ini sebagai sebuah cara

Menyatukan pena dan kertas

Melanjutkan cerita nafas dan langkah

Pada halaman selanjutnya

Dalam buku kehidupan kita


Kita...?!

Seperti pena tanpa kertas

Layaknya kertas tanpa pena

Berjalan sendiri dengan banyak rasa

Tanpa mampu menjadikannya cerita


Kita...?!

Akankah bisa maju bersama

Menciptakan kisah berlembar-lembar

Dalam sebuah buku cerita

Hanya ada cinta tanpa air mata...


Kita...?!

Mari bersama mengukir cerita

Pada lembaran kisah yang baru

Dengan kasih bukan luka

Tanpa menutup ribuan kisah yang telah lalu





__dear my sista, 6 menit dari sepenggal ceritamu__



Wednesday, October 19, 2022

Andai Tuhan Ambil Rasa Cintaku

 







Adalah ketika aku sadar bahwa aku seorang istri tetapi terbatas pada istri yang hanya tercatat di atas kertas dan hanya ketika suamiku ingin mengakui aku sebagai istri saja.

Ya, istri tetapi posisiku hanya sebagai wanita pelengkap yang melahirkan dan mengasuh anak-anak kami, wanita yang menjaga rumah yang ditinggali bersama, sehingga suamiku bisa dipandang sebagai laki-laki yang sempurna.

Ya, begitulah kenyataannya, yang aku alami dan rasakan setiap harinya, karena ternyata seorang "aku" yang memiliki banyak kekurangan dimatanya, hanya bisa memiliki cintanya sebatas angan-anganku saja.

Dia suamiku tetapi lebih bahagia saat bersama teman kantornya dari pada bersama istrinya, yang tersisa untukku, wanita yang setiap hari melambungkan doa untuknya dan selalu menanti kedatangannya dirumah hanya tinggal menerima keluh kesahnya saja

Senyum dan canda tawanya lebih banyak pesona untuk teman kantornya dan buatku yang selalu menanti kabar baik dan sapaan manis darinya hanya mendapatkan raut lelahnya saja.

Waktunya habis untuk pekerjaan dan teman kantornya, untukku hanya kalau sempat. Jangankan saat di luar rumah, ketika dirumah saja waktunya habis bersama handphonenya, ya... sekali lagi dengan mereka untuk urusan kerjaan katanya, dan aku hanya bisa menunggu nanti jika ada sisa waktu sebelum dia terlelap dalam lelahnya.

Perhatiannya dikuras habis untuk pekerjaan dan teman kantornya, jika aku ingin mendapatkan perhatiannya ya aku harus mengemis perhatian dulu sama dia, menginjak harga diriku hanya demi mendapatkan sebuah perhatian dari suamiku sendiri. Tapi semanis apapun pesanku untuknya jawaban yang aku terima lebih sering jawaban yang seperlunya, yang diberikan daripada pesanku tidak dijawab meskipun pesan hanya dibuka tanpa dibaca isinya.

Sikap manis dan lemah lembutnya lebih sering untuk mereka yang berrelasi dengan dia di luar sana, dan buatku mendapatkan sikap cuek dan muka ketusnya karena aku mungkin dipandang suamiku tidak memiliki peran apapun dalam mensukseskan karir suamiku, justru setelah menikah dengannya aku adalah beban bagi kehidupan pribadinya.

Jadi, apa masih pantas aku mengaku sebagai istrinya? Aku sudah kehilangan rasa percaya diriku, karena kelemahanku.

Aku harus sesering mungkin melihat kaca dan berkata "tolong kamu tau diri siapa dan seperti apa kamu, jadi jangan terlalu berharap banyak pada suamimu, terima saja apa yang ada, syukuri saja kamu bisa hidup karena kerja keras suamimu, bersyukur kamu masih menyandang status istri dari nama besar suamimu, dan cukup berharap suamimu tidak mendepakmu untuk mereka yang lebih cantik dari dirimu sekarang menggantikan posisimu, jadi diam dan jalan seperti sebelumnya."



#sisilaindarisenyumseorangistri #sepertifilmtapinyata








Friday, November 5, 2021

Bertanya Tentang Keimananku...?






 

 

Imanku tidak akan tampak oleh kalian.... Yang terlalu naif melihat dari apa yang tampak oleh mata dan apa yang menempel dibadan seseorang, sedangkan kalian tidak mampu melihat kelemahan yang ada dalam diri kalian sendiri, merasa diri kalian sendiri sempurna dalam menampilkan karakter religius melalui apa yang kalian pakai.


Imanku tidak akan tampak oleh kalian....Yang terlalu memuja ketaatan beribadah seseorang, pengagum mereka yang tertunduk khusuk saat berdoa, meski dalam waktu lain akan tampak layaknya manusia tak ber-Tuhan dan melukai orang lain dengan perilaku dan sikap kalian yang memuakkan.


Imanku tidak akan tampak oleh kalian....Yang mendewakan kuantitas pelayanan namun tidak sesuai dengan kriteria komunitas kalian. Meskipun jika dilihat dengan sungguh-sungguh, itu bukan apa-apa, semua yang kalian lakukan hanya sebatas pencitraan.


Imanku tidak akan tampak oleh kalian....Yang terlalu mengagungkan pribadi hebat yang mampu menciptakan kalimat indah dalam berlembar - lembar bait doa. Namun dibalik semua itu adalah juga pribadi yang sekaligus mampu melukai hati dan perasaan orang lain dengan mudahnya melalui kalimat yang keluar dari mulut yang sama yang digunakan untuk mengalunkan umpan-umpan doa yang indah.


Imanku tidak akan pernah tampak dipermukaan kehidupanku, dan akupun tidak akan pernah ingin mengumbar seberapa besar keimananku akan Tuhanku. Imanku tidak haus akan pujian manusia. Imanku tidak butuh kata "wow" yang hanya akan menguap saat aku jatuh.


Imanku hanya dirasakan oleh mereka yang memahaminya dengan hati yang kupunya.

Imanku adalah pohon yang akan berbuah damai hati dalam kehidupanku.


Thursday, October 21, 2021

Hidupku di Tangan Nya

Segala sesuatu yang dahulu biasa menjadi tidak biasa

Segala hal yang tadinya normal menjadi berbeda

Aku, kamu, kita semua

Berada di satu titik yang tak terduga


Semua rasa berkecamuk

kebencian atas situasi yang mencekam

Seakan saudara maut akan datang

Menjemput dimanapun dan kapanpun


Kebosanan melanda hati dan jiwa

Diam tak tau harus apa

Termangu dalam pikir dan asa

Jengah menunggu waktu berlalu


Termenung sunyi

Mencari dan mencoba memaknai

Apa yang Dia mau dari peristiwa ini

Rancangan Nya tak bisa kumengerti


Sampai pada lelah diambang batas

Satu persatu terurai dalam angan

Keakuhan yang pernah ada

Berganti dengan hangatnya kebersamaan

Riuh ramai celoteh anak-anak

Yang selama ini hampir tak pernah kudengar


Banyak cerita yang selama ini hilang

Saat ini Tuhan hadirkan

Dia menjadikan nyata arti sebuah keluarga

Yang selama ini hampir hilang

Oleh sibuknya dunia luar

Menghiasi waktu dengan canda dan tawa

Mewarnai hari bersama keluarga tercinta


Terima kasih Tuhan....

Cinta mu tak lekang oleh waktu

Dengan air mata kau hapus luka

Lepas duka kau tabur bahagia

Biarlah kami boleh lewati semua

Di dalam kebesaran nama Mu