Monday, July 14, 2025
Kamu Harus Tau
Thursday, July 10, 2025
Rahasia Hati
"Terbaca sangat jelas apa yang tersirat tanpa tersurat"
Tidak perlu bersusah payah menjelaskan
Cukup melihat itu semua rasa tergambar
Ketika mulut berteriak kata tidak
Mata melukiskan semua rasa yang ada
Sejauh apa sebuah rasa dipermainkan
Sebesar itulah karma yang tersimpan
Jika semesta sedang lemah lembut
Hanya kamu yang menikmati karmamu
Jika semesta sudah muak
Maka habislah semua yang kamu punya
Bukan harta melainkan cinta
Karena karma tidak pernah bersenda gurau dengan hartamu
Karma hanya bermain dengan hati dan rasamu
Dimana rasa sakit itu kamu tanam
Seluruh duniamu yang akan menuai lukanya
Jangan pernah mempermainkan kata setia
Jika tidak ingin badai air mata yang tersisa
Tuesday, October 31, 2023
Dear Edelweiss #2
Jumat, 27 Oktober 2023
Hai kamuuuu.....
yang sejenak singgah di hati ini, dan dengan naif kupikir kamu adalah
edelweissku, sampai aku sadar ternyata aku salah.
Apa kabar rasamu setelah dengan sadar membuatku remuk dengan
manisnya caramu.
Damaikah hatimu setelah hancurkan kanvas yang pernah kamu coba lukis.
Ngobrol santai lagi yuk....
Buat mengingatkan kamu betapa jahatnya kamu, membuka mata hati kamu
biar kamu ngerti sebangs*t apa kamu buat aku.
Masih ingatkah kamu setiap harimu selalu mencoba untuk bisa membuat
aku jatuh hati sama kamu.
Dan gobl*gnya aku kenapa aku bisa tertipu sama sikap dan cara yang kamu
tawarkan untuk buat aku bisa tertawa sesaat.
Iya...sesaat...., karena sekarang aku sedang menguras air mata dan
menelan pahitnya kenyataan yang sedang jalan beriringan disampingku.
Ketemuan lagi yuuk....
Aku sama kamu, iyaa....hanya aku sama kamu, jangan ada siapapun
yang hanya bisa kamu gunakan sebagai topengmu, buat menutup semua
kemunafikanmu. Supaya aku bisa membuatmu ingat brengs*knya cara kamu
untuk bisa mendapatkan rasa percayaku yang akhirnya kamu hancurkan.
Agar kamu ingat bagaimana kamu "memaksa" aku untuk menatap mata kamu,
seolah-olah kamu ingin yakinkan aku bahwa hanya kamu
yang ada dipihakku,kamu akan ada untukku
dalam setiap usahaku bangun dari terpurukku,
tetapi akhirnya kamu sendiri yang membuatku semakin terjerumus
dalam kepahitan.
Ngopi berdua lagi yuk...
Biar aku bisa memaki kamu dengan segala rasa yang aku punya,
lampiaskan semua marah dan kecewaku yang sebenarnya adalah
karena kesalahan dan kebodohanku sendiri.
Aku terlalu bodoh ketika aku menerima asa yang seolah dari hatimu,
bodohnya aku tidak mampu membaca kemunafikanmu,
naifnya aku terlalu cepat titipkan hati sama kamu.
Salahnya aku adalah menerima kedatanganmu disaat keterpurukanku,
menerima uluran tanganmu pada saat aku jatuh,
bersandar pada bahu yang kau pinjamkan untuk kuatkanku.
Kesalahan besar kedua dalam hidupku ketika dengan mudah
aku menerima kehadiran kamu yang tidak punya hati,
dan kebodohanku adalah membiarkan kepala ini bersandar dibahumu,
hanya untuk membuatku lebih hancur dari kehancuranku sebelumnya.Duduklah bersamaku kembali....
Supaya aku bisa bercerita, perjalanan panjangku "menikmati"
getirnya hidupku sampai aku menemukanmu hingga akhirnya
aku hanya ingin menghapus kamu dan semua tentang kamu dari hidupku.
Biar kamu mengerti bagaimana aku bertahun-tahun menjaga hati
yang penuh luka oleh masa laluku.
Bertahun lamanya aku teramat mencintai hatiku sendiri, sampai
habis semua rasa yang kupunya.
Tidak pernah sekalipun merelakan hati ini untuk kembali tersakiti
oleh sepenggal asa yang mereka tawarkan untuk menjaga hatiku.
Tetapi entah ada apa dengan egoku saat aku menemukanmu
Taukah kamu,aku dibutakan olehmu, pada apa yang kamu tawarkan,
dengan segala kisahmu yang menumbuhkan kekagumanku akan sosokmu.
Tanyaku pada diri sendiri, kenapa aku bisa terlalu cepat jatuh
dalam kebodohan seperti ini lagi, kebodohan yang tidak hanya
membuatku terluka tetapi lebih hancur dari aku yang sebelumnya.
Pergilah....
aku tidak ingin memaksamu untuk tetap bersamaku,
karena kamu bukan bahagiaku
mungkin bagimu sudah menjadi hal yang biasa,
menyakiti dengan topeng menyayangi sampai kamu tidak peduli
apa yang aku rasakan setelah yang kamu lakukan kemarin dan hari ini.
Tidak butuh permintaan maaf untuk kejatuhanku
karena kita memulai semua kesalahan itu diatas keinginan bersama.
jika saat ini aku terluka karena perginya kamu
biarlah itu menjadi penyesalan terdalamku dan akan kubunuh kembali
segala rasa yang sempat kembali ada karena kamu
biarkan aku kembali bernafas tenang tanpa rasa cinta dan sakit.
Jemputlah karmamu karena semesta tak pernah tinggal diam
ketika air mata ini menetes diatas pangkuannya.
-- terima kasih pernah menjadi bagian dari kesalahan yang dengan sengaja kubuat --
Dear Edelweiss #1
Senin, 23 Oktober 2023
Edelweiss yang terkasih...
terima kasih untuk hari kemarin
rasa yang kau suguhkan teramat manis
mengikis sesaat ketegangan
menyebarkan sebagian rasa sakit
saat sang angin datang menghempas
lepaskan sisi kerapuhan
mempaskan setiap luka sudut hati
sisakan kokohnya kelopak cantikmu
aah....
terlalu cepat aku menjadikanmu edelweissku
kurangkai menawan bertahta diatas keangkuhan
menyanjung harap bisa meruntuhkan kuatnya ego
memetik asa menghapuskan semua luka
kembali menilik tempat ini
semua yang terjadi antara aku dan kamu
mengubah duniaku, mewarnai lembar kisahku
yang lama tak menyentuh nuansa
mengukir salah satu kisah terpenting
dalam jalan takdir
sesaat diam mematung hadirkan banyak rasa
disini membuatku tak bisa melupakanmu
ingatkanku selalu kembali tentang kamu,
sikapmu, dan segala yang kamu lakukan
katamu itu hanya untukku
sejauh itukah usahamu untuk aku
benarkah hanya untuk aku
dan hanya sekedar menopangku
jujurkah kamu dengan perasaanmu
ataukah benar ini memang hanya rasaku
bukan karena rasa yang juga kamu punya
rasa sama yang kurangkai denganmu
rasa yang terus tersirat dari setiap sikapmu
sedikit membuka hati untukmu
belajar kembali menerima rasa yang berbeda
dan akhirnya kembali tersungkur dalam kepalsuan
kepingan hati yang mulai tertata
kembali hancur tak tersisa
disaat aku mulai mencoba jadikan kamu sandaranku
tersirat buatmu aku adalah bebanmu
saat aku mulai bersandar di pundakmu
terbaca rasamu sudah cukup menopangku
saat aku melayang dengan lamunanku
kamu menyampaikan patahkan harapan
Melangkah pergi menghancurkan asa
kubur segala keindahan saat yang kamu ciptakan
seketika berubah amarah dan air mata
Monday, October 23, 2023
Katamu CINTA
Tidak perlu merayu
hanya demi dapat perhatian dariku
Tidak butuh sanjungan
untuk sebuah kata mesra buatmu
Katakan saja suka sesaatmu
tidak perlu melukai sebuah ketulusan
Bilang saja hanya mengisi kekosongan hatimu
tidak perlu menebar harapan palsu
Lakukan apa yang ingin kau lakukan
tidak perlu jadi pendusta
sekedar untuk meraih kata "cinta"
Jangan membual soal cinta
jika tak mampu menjaga mata
jangan bicara tentang cinta mati
jika masih belum mengerti cara menjaga hati
jangan nge_bull sh*t perkara cinta buta
jika masih bangga karena bisa mendua
Belajar menghormati seorang pribadi
Belajar menghargai sebuah hati
Belajar menjaga setiap perasaan
Belajar melakukan segala sesuatu sebagai manusia
Supaya kamu paham seperti apa itu CINTA
Bukan hanya hobby menebar kata cinta
Tetapi tidak mengerti bagaimana cara mencintai.
Hai Kamu...
Foto: Koleksi Pribadi
"...tak segampang itu kumencari penggantimu
tak segampang itu kumenemukan sosok seperti dirimu cinta..." (lirik nada dari Anggi Marito)
Tidak akan pernah meminta lebih
untuk hal yang tidak akan pernah jadi milikku
Tidak akan memulai sesuatu yang kita sudah paham
tidak akan pernah sampai tujuan pada akhirnya
Jalani yang sedang dilalui
Nikmati semua yang sedang dialami
Resapi segala keindahan yang ada saat ini
Tidak akan berharap lebih untuk hari esok
Tatap mata lukiskan banyak makna
Menggenggam erat kedekatan hati
Ciptakan keindahan untuk setiap kecupan manis
Hapus gundah bersama hembusan nafas
Hempaskan segala penat hati dalam hangat pelukmu
Menjaga senyummu tetap indah
Merawat sikapmu tetap hangat
Tidak akan pernah memaksa untuk bisa memilikimu
Jika akhirnya nanti hanya akan saling menyakiti
Tak sanggup jika harus kehilanganmu
Karena bersamamu saat ini adalah anugerah terindah
Pergilah
Ada saat dimana
Rasa sakit tidak bisa diuraikan
Rasa sedih tidak mampu diungkapkan
Rasa takut tidak mudah diadukan
Sakit, sedih, takut yang terlalu dalam
tidak akan mampu dihapus hanya dengan sebuah kata maaf...
Aku pikir selama ini aku akan mampu bertahan
Akan mampu melewati lembah
menggapai puncak yang indah
Ternyata aku salah besar
Saat ada di titik terendah
Saat itu aku disadarkan
Bahwa aku sudah terlalu lama bersandar
Terlalu lama menjadi beban
Sampai saat sandaranku mulai goyah
Dan beranjak untuk melangkah pergi
Karena semua rasa lelah dan bosan
Dengan semua yang ada didepan matanya
Selama ini memasung kebebasannya
Aku dipaksa untuk tau diri
Melihat lagi siapa aku
Sosok yang semestinya tidak pernah ada dalam hidupnya
Betapa bodohnya aku
Menganggap dia yang begitu sempurna
Dimataku dan semua orang yang mengenalnya
Adalah dia yang tulus memberikan hati dan hidupnya buatku.
Ketulusanku tidak pernah dianggap
Bahkan usahaku mempertahankan dia
menjadi satu-satunya milikkupun
dianggapnya menyiksa dan menekan dirinya.
Hal sepele yang kuminta ditanggapi dengan murka dan amarah.
Mungkin aku salah ada disampingnya
Sekarang aku sangat mengerti itu
Dan aku akan perbaiki salahku
Entah cepat atau lambat
Aku akan membebaskan dia
Sampai dia tidak akan menemukan aku dimanapun.
Supaya dia bisa hidup bahagia seperti apa yg dia mau.
Bebas dan bahagia...
Tidak seperti saat ini ketika bersamaku
Dia merasa tertekan dan tersiksa.
__ Senin, 04 Juni 2021 __





