Thursday, December 16, 2010

Aku Masih Bertahan
















Waktuku hanya sebentar
Dan aku sangat sadari itu
Dari sekian tahun yang kulewati
Seperlima telah kulewati bersamamu
Tidak banyak yang kurasakan selama itu
Hanya ada kata hampa dan sakit
Tanpa cinta dan ketulusan
Bukan suatu kesalahan
Tapi karena ketidakberdayaan
Bukan suatu ketidaksengajaan
Tapi karena ketidakberanian
Untuk menentukan langkah
Yang mampu membuat tersenyum tulus
Untuk menentukan sikap
Yang mampu membuat sebuah warna
Bukan hanya hitam dan putih
Atau bahkan abu-abu sekalipun
Tapi rangkaian warna indah
Warna yang bisa menghias setiap yang dilewati
Layaknya sebuah pelangi

Saat aku sadari semua itu
Semua sudah terlambat
Tinta hitam itu terlalu pekat
Mengaliri setiap lembar perjalanan kita
Ingin mencoba menghapus
Sedikit dari goresan itu
Tapi terlalu pekat
Terlalu sulit untuk diperbaiki
Hanya bisa mengikuti alurnya
Hanya mampu menikmati arusnya
Walaupun perih dan kosong
Tapi itu memang konsekwensinya
Buah yang harus kupetik
Saat aku mulai menanamnya
Dalam sebuah kebohongan
Bersama dengan rasa kasihan
Satu benih rasa yang semestinya berbunga indah
Satu benih rasa yang seharusnya berbuah manis
Suatu rasa yang seharusnya dipupuk dengan ketulusan
Dan berkembang diantara belaian kasih
Membuat pemiliknya menjadi mulia
Tapi karena ketidakberdayaanku
Karena kerapuhanku dan kepengecutanku
Yang tidak berani bertahan dan berjuang
Untuk bisa memperjuangkan hatiku
Untuk bisa memiliki kemuliaan itu

Semua sudah berlalu
Tapi tetap tidak pernah berubah
Apa yang sudah mati
Tak ingin aku mencoba
Untuk membuatnya tumbuh lagi
Apa yang sudah hancur
Tak ingin lagi ku berusaha
Untuk merangkai kembali
Biarlah semua berjalan apa adanya
Tanpa basa basi dan paksaan
Yang akan membuat semuanya semakin menyakitkan
Dan akan membuat waktuku semakin sempit
Aku hanya ingin membuat semua tersenyum
Tanpa tau apa yang sebenarnya kurasa
Biarlah semua yang akan terjadi
Bisa membuatku menjadi tetap indah dimatamu
Dan mereka yang menyayangiku
Aku tak mampu memberikan hati ini untukmu
Aku tak rela memberikan cinta ini uuntukmu
Tapi aku tetap bersyukur
Di dalam suka maupun duka
Di dalam sehat maupun sakit
Di dalam berlebihan maupun berkekurangan
Di dalam untung maupun malang
Aku masih sanggup menjadi pendampingmu
Aku masih mampu menjadi teman hidupmu
Aku masih bisa bertahan menjadi wanita terindahmu
Dan aku akan tetap bertahan tanpa air mata
Hanya senyum yang akan kamu lihat dariku
Sampai keabadian menjadikanku miliknya
Seperti yang tertulis di dalam Firmankan-Nya
   “ Apa yang telah dipersatukan oleh Allah,
      Tidak dapat diceraikan oleh manusia “



* congratulations for your wedding anniversary *

Friday, December 3, 2010

Hapus Semua Marahmu


Kasian…
Hanya satu kata itu yang pantas terucap
Saat melihat seorang sahabat
Masih menyimpan ketakutan yang tak beralasan
Ketakutan akan terungkap semua hal negative
Tentang dirinya dimasa lalu
Ketakutan tentang kata dan tanya teman
Tentang kisahnya yang kandas dimasa lalu
Begitu anggunnya dia dimasa lalu
Ayu dan lemah lembut yang mereka tau tentang dirinya
Rajin, pintar dan tekun….
Satu sisi positive yang ada di dalam dirinya
Bagai dua sisi mata uang
Dia sangat-sangat berbeda saat berhadapan dengan sebuah hubungan
Entah karena cintanya dia dengan kekasihnya
Atau karena kepercayaannya yang terlalu dalam
Semua diberikan untuk kekasihnya
Mungkin dia masih menyimpan rapat semua kesalahan
Yang pernah mereka lakukan dalam hubungan mereka
Mungkin dia merasa rahasia besar itu hanya dia yang tau
Tanpa dia tau lelaki yang begitu dia cintai
Begitu dia percayai
Mengumbar semua yang pernah terjadi diantara mereka
Tanpa rasa bersalah
Tanpa rasa sungkan bahkan dengan berbangga hati
Semua mengalir dari mulutnya…
Mungkin tidak semua
Tapi sebagian teman tau tentang itu
Dan mereka bukan orang yang bisa menyimpan semua cerita
Tidak semua dari mereka mampu menjaga cerita besar itu.
Waktupun berlalu dan tanpa sengaja mempertemukan kita
Bukan persahabatan yang mereka hadirkan kembali
Tapi ternyata ada satu hal yang tidak diinginkan dari sahabatku
Entah apa yang ada dalam pikirnya
Semua yang dia ceritakan ternyata sangat sangat berbalik
Semua yang seharusnya tidak pernah jadi masalah
Dijadikan sebuah masalah besar
Satu kebenaran yang ada
Dia ungkapkan bahwa semua itu hanyalah kamuflase dan kebohongan
Dan yang dirinya maksud dengan kamuflase itu tidak pernah hilang sampai saat ini
Penderitaan yang sahabatnya milikipun
Dia katakana ke semua orang
Itu adalah suatu kebohongan, yang dilakukan untuk mendapatkan perhatian….
Hanya senyum yang bisa ditunjukkan untuknya dalam hal ini
Tak perlu sebuah perdebatan untuk pembuktian
Toh semua tak ada manfaatnya
Hanya akan menambah semua beban yang ada
Dan itu berjalan sampai saat ini….
Belasan tahun telah berlalu tetapi rasa dendamnya tak pernah hilang
Setiap hari yang dia pikirkan hanyalah bagaimana caranya bisa membungkam seorang sahabat, membuat seorang tidak membuka mulut
Membuat sahabat terdiam…
Hal yang sebenarnya terjadi adalah;
Tidak pernah ada niat dari seorang sahabat untuk membuka keburukan sahabatnya
Karena apa yang dia buka itu akan membuat dirinya juga buruk dimata orang lain.
Hanya satu tanya yang ada dihatiku
Sampai kapankah kamu akan menyimpan semua pikiran seperti itu
Pikiran yang sangat-sangat salah tentang sahabatmu.
Cobalah untuk membuka mata hatimu
Cobalah untuk bersikap lebih dewasa
Dendam tidak akan membuatmu hidup tenang sahabat.


*buat sahabat dari sahabat; maafkan suatu kesalahan yang memang sudah terjadi, tapi janganlah punya satu pikiran yang buruk tentang sahabatmu sendiri, karena dendammu akan membunuhmu*

Tuesday, November 30, 2010

Persahabatan kalian terindah untukku














Tidak ada wanita yang tidak bahagia
Saat cinta datang untuk menyanjungnya
Memberikan asa dan harapan padanya
Untuk mewarnai dunianya
Tapi apakan aku juga harus merasa bahagia
Jika cinta datang pada saat yang tidak tepat
Dan karena cinta itu datang
Dengan menghancurkan satu ikatan indah dipihak lain
Jika kalian bertanya “kamikah yang kamu maksud..??”
Aku akan dengan sangat yakin
Berikankan jawab ini “tepat sekali, itu adalah cinta dari kalian”
Saat kalian datang bersama
Membawa cinta yang sama untukku
Kalian sudah tau jawab apa yang kupunya untuk kalian
Kalian sudah sangat mengerti
Bahwa aku tidak akan pernah mungkin kalian dapatkan dan miliki
Sampai kapanpun dan dengan cara apapun
Kalian juga tau pasti, alasan apa yang aku punya
Terima kasih untuk semua cinta yang kalian persembahkan
Terima kasih untuk semua perhatian yang kalian berikan
Terima kasih untuk semua jalan yang telah kalian lewati
Untuk sekedar mendapatkan hatiku…
Sejujurnya aku sedih menatap kehancuran kalian
Kecewa merasakan sebuah ikatan persahabatan yang tergores persaingan
Karena sebuah rasa yang selalu kalian atas namakan sebuah “cinta”
Dan kalian sangat salah tentang “aku dan cinta”
Bukan cinta yang seperti itu yang kuingin dari kalian
Bukan rasa seperti itu yang membuatku tersanjung
Satu hal yang akan membuatku selalu tersenyum
Melihat kalian kembali pada persahabatan itu
Melihat kalian berdua tertawa lepas
Bicara tentang segala hal
Tanpa ada rasa saling benci
Hanya karena sebuah kata “cinta” yang sangat salah kalian artikan
Sebuah hati yang tidak akan pernah bisa kalian raih
Dan jika kalian tetap ingin memberikan cinta kalian untukku
Cintailah aku dengan sebuah dukungan
Cintailah aku dengan sebuah kekuatan doa
Untuk aku bisa selalu bertahan
Melewati setiap jejak langkah yang akan aku lalui
Persahabatan dan doa kalian
Yang akan menjadi persembahan cinta terindah untukku
Dan kalian akan melihatku selalu tersenyum

Memiliki aku bukanlah segalanya














Aku mengerti kamu, sangat mengerti
Aku tau apa yang kamu rasa
Aku faham apa yang kamu fikir
Semua yang kamu lakukan
Untuk bisa meraih hatiku
Semua jalan yang kamu pilih
Untuk dapatkan cinta yang kupunya
Aku sangat memahami semua itu
Tapi maafkan aku
Untuk semua kata “tidak”
Yang pernah terucap untukmu
Bukan karena aku tidak menghargai
Semua rasa yang kamu punya
Tapi kita sama-sama tau
Ada dua hati yang pasti menangis perih
Saat kata “iya”
Kupaksakan hadir dalam kebersamaan ini
Aku mengerti semua pengorbananmu
Tapi maaf…..
Itu tidak akan membuatku berkata “iya”
Untuk asa yang kau tawarkan
Atas cinta yang kau coba persembahkan
Satu pinta dariku
Untuk semua yang telah kamu buat
Belajarlah untuk menerima dengan sebuah keikhlasan
Menghargai sebuah keputusan
Cobalah turunkan pandanganmu sejenak
Sejenak lihat apa yang ada dihadapanmu
Gadis kecil tanpa dosa
Tidak tau apa yang sedang terjadi
Tapi dia rasakan semua galau yang ada
Jemari mungil itu berusaha menggapaimu
Dengan sepasang mata sedikit berkaca
Menatap penuh harap
Untuk bisa selalu memelukmu
Bisa selalu menciummu
Dan bercerita dengan bangga
Tentang “lelaki” terhebatnya

Yang kamu harus ketahui
Bahwa tidak semua yang kamu inginkan
Akan bisa kamu dapatkan
Orang lain akan lebih menerima dan menghargai kamu
Karena satu pengertianmu
Bukan karena pencapaian tujuanmu
Yang dapat kamu raih dengan menempuh cara apapun
Demikian juga dengan aku dan hatiku
Aku akan lebih menghargai kamu
Disaat kamu bisa tunjukkan padaku
Kamu bisa bertanggung jawab
Atas apa yang telah kamu miliki
Atas jalan yang telah kamu pilih
Bukan disaat kamu bisa mendapatkan hatiku
Tapi dengan mengorbankan hati yang lain.

Monday, November 29, 2010

Masih mencintaimu















20101128 ”...meski waktu datang, dan berlalu sampai kau tiada bertahan,
Semua tak kan mampu mengubahku, hanyalah kau yang ada direlungku...”

Lirik ini menyadarkan aku
Tentang sebuah kejujuran hati

Kadang ada rasa salah
Saat kulihat kesetiaanmu
Kadang ada rasa sesal
Saat kembali kuingat semua tentang kita
Tentang cinta kita yang tak bisa satu
Aku mungkin salah
Aku mungkin terlalu pengecut
Untuk membuat satu keputusan
Untuk memilih sebuah jalan
Untuk mengungkap satu kejujuran hati
Untuk memperjuangkan cinta kita
Untuk menjadikan semua rasa
Menjadikan semua angan yang pernah ada
Sebuah keindahan yang nyata

Saat kupilih satu ruang
Untuk kujadikan tempat bersandar
Menjalani semua sisa waktu yang ada
Untuk kujadikan sebuah harapan
Menjadikan semua yang kucintai
Mengukir sebuah senyum
Aku sangat mengerti
Ada satu ruang lain
Menjadi hitam dan gelap tanpa cahaya
Kosong..
Yang ada hanya kediaman
Tanpa ada satupun yang mampu
Membuka dan merawatnya kembali

Sampai saat ini
Sekian lama waktu membawaku
Dalam sebuah senyum kepahitan
Dalam sebuah kebahagiaan yang menyakitkan
Semakin terpuruk dalam kotak pesakitan
Kulihat kamu tak pernah beranjak
Kebersamaan yang kau hadirkan
Tidak pernah berakhir
Janjimu tak pernah teringkar oleh apapun
Kebahagiaanku yang kamu harap
Dari semua jalan yang kupilih
Tidak pernah menjadi sebuah kenyataan

Sakit yang kuhadirkan untukmu
Tak pernah membuatmu menangis
Senyum tulus selalu menemani
Setiap kamu inginkan
semua yang indah terjadi dalamku
keteguhan hatimu
menjadikan sebuah kekuatan untukku

cinta yang kamu miliki
membuka sebuah ruang yang paling dalam
yang sempat menjadi persinggahan cinta kita
yang telah tertutup rapat
terikat oleh sebuah kebodohan dan ketakutan
tertimbun berbagai kemunafikan yang ada
cinta yang kamu miliki membuatku sadar
bahwa rasa itu tak pernah hilang dari diriku
ingin aku jujur dan akui semua
bahwa aku masih mencintaimu
dan sampai kapanpun
aku tetap mencintaimu.

Thursday, November 25, 2010

Jalan yang tak kau ingini















*Apa yang terjadi tak seindah apa yang kita rencanakan*
*Waktu bisa mengubah seseorang dari putih menjadi hitam, begitu juga sebaliknya dari hitam menjadi putih*

Tuhan sedang menyelesaikan lukisan dikanvas berlebel “namaku”
Ingatanku kembali ke masa lalu.
Saat pertama aku hidup tanpa siapapun kecuali diriku dan buku diaryku
Semua yang terjadi hanya bisa aku ceritakan pada diary
Belum ada seseorang yang bisa aku jadikan sebagai pengganti kedua orang tuaku maupun kakakku, tempat dimana aku bisa bercerita apapun tentang semua yang terjadi padaku dan tentang segala yang aku telah lalui

Tentang manisnya sebuah senyum
Tentang pahitnya sebuah pengkhianatan
Tentang tegangnya sebuah kompetisi dan tentang semua yang aku rasa dalam nafasku
Aah… itulah sekilas tentang kenanganku bisa berbagi segala hal dengan keluargaku
Tapi saat itu aku dipaksa untuk bisa mengatasi segala kesulitan yang kualami sendiri
Aku dipaksa untuk tersenyum menikmati segala yang indah dan manis sendiri
beberapa waktu kulalui sendiri sampai banyak teman yang akhirnya bisa berbagi denganku…..

Satu lelaki yang entah aku terlalu pede atau memang itu yang terjadi selalu diam disaat yang lain berlomba bercerita tentang dirinya dan hidupnya
tapi dalam kediaman itu aku merasakan tatapan lembut matanya hanya tertuju padaku
siapa yang memulai…… entah…!!

Kamu dan aku berjalan bersama, berbagi suka dan duka tentang segala yang kita jalani ditempat itu, tempat dimana kita harus berjuang sendiri untuk hidup kita.
Yang aku tau hanyalah saat itu kamu tiba-tiba berada didepanku;
“kalau kamu ingin menangis, menangislah di bahuku, supaya aku bisa meringankan semua beban yang ada padamu”
lama terdiam dan hanya isak tangisku yang terdengar…
.
.
.
“lupakan dia, aku akan menjadikan kamu bungaku, aku akan membuatmu menjadi wanita yang paling istimewa”
.
.
.
Kepercayaanku padamu membuat kita bisa bertahan selama sewindu, semua kita jalani dengan berbagai riak yang kadang membuat kita semakin dekat.
Lewat dari waktu itu kamupun mulai berubah, tapi tak kumengerti tentang semua hal yang bisa merubahmu. Ingin aku meninggalkanmu waktu itu,
tapi hanya satu yang ada diotakku ---“orang tua”---
berapa lama kita bersama, berapa dekat kedua orang tua kita, bahkan cinta yang kurasakan dari papamu melebihi cinta yang kamu berikan untukku.

Inilah kesalahan terbesar yang telah kulakukan.
Pernikahan kita terjadi bukan karena dasar “CINTA” lagi
tetapi karena “kepentingan orang tua”
hanya karena menjaga nama baik dan perasaan kedua orang tua kita.
Dan kamu bisa bayangkan apa yang terjadi jika sebuah pernikahan terjadi tanpa cinta…..??!!
Tepat sekali…..”HAMPA”…!!
.
.
.
Apa yang terjadi diantara kita hanya sebuah formalitas,
aku melakukan semua hanya karena tuntutan sebuah kata “kewajiban”
Aku lakukan semua dengan senyum, tapi kalau kamu mengerti,
hati ini terlalu sakit menerimanya, air mataku tidak pernah menetes
tapi semua rasa yang ada padaku hanya ada perih dan sesak…..
.
.
.tahun berganti ternyata semua yang aku hadapi tidak berubah menjadi baik,
bahkan semua menjadi sangat menyakitkan dan mambuatku semakin hancur.
Kamu dan keluargamu menjadikan aku “sebuah” investasi dalam hidup kalian.
Kembali kumenangis didalam hati dan kembali aku berpaling didalam buku diaryku

Disaat-saat seperti itu banyak yang datang padaku membawa harap
Memberi asa yang sangat indah untukku
Tidak sedikit dari mereka kadang hanya memanfaatkan situasi itu
Mereka inginkan sesuatu dariku
Tanpa mereka sadar, aku tau apa yang ada di otak busuk mereka
Maaf kalau aku menyebut mereka “hampir”  sama sepertimu
Dan aku hanya berbisik pada mereka
 “bawa otak busukmu ke neraka”
Tapi aku juga tau ada hati – hati yang memang tulus ingin membuat aku bahagia
Ingin membawaku keluar dari segala beban ini
 “terima kasih teman (maaf hanya sebatas itu), aku hanya mampu menerima semua supportmu, ngga lebih, dan aku hanya bisa memberikan kata terima kasih tidak lebih, aku harap kalian bisa mengerti semua itu”

Apapun yang terjadi dalam pernikahan kita,
Apapun yang sudah dan terus kamu lakukan untuk menyakitiku
Itu tidak akan membuat aku meninggalkanmu
Ini adalah konsekwensi yang harus aku terima
Saat aku mengambil arah langkah yang salah sekalipun

Mungkin saat ini memang ada seseorang
Yang selalu menemaniku
Membuat aku merada ada
Menginginkan kebahagiaanku
Tanpa peduli dengan apa yang terjadi pada dirinya
Tapi dia tidak akan bisa memilikiku

Kamu masih ingat saat pertama kali kamu meminjamkan bahumu untukku menangis
Dia adalah laki-laki yang telah membuatku menangis
Dan dia datang kembali beberapa waktu sebelum pernikahan kita
Tapi aku tau aku tidak mungkin meninggalkanmu
Hanya untuk kembali padanya

Begitu besar cintanya untukku
Dia tidak pernah menghapusku dari hidupnya
Dia biarkan aku melangkah dijalan yang aku inginkan
Bersamamu…. Ya bersamamu….
Dia hanya berharap aku bisa tersenyum
Aku bisa mendapatkan cinta tulus darimu
Dia hanya bisa berharap untuk kebahagiaanku
Karena itu yang akan membuatnya bahagia

Sampai detik ini
Dia masih tetap menemaniku
Hanya untuk pastikan aku baik-baik saja
Hanya untuk bisa melihat aku tersenyum
Dan kadang aku tersenyum walaupun sakit yang aku rasa darimu
Hanya karena aku ingin dia juga tersenyum untuk “bahagiaku”

“Untukmu”……  apapun yang aku terima darimu, apapun yang terjadi padaku, aku akan selalu disampingmu, sampai malaikat menjemputku.

“Untuk mantan kekasihku” Terima kasih sahabat, hadirmu di hidupku membuat aku menjadi kuat menghadapi segala yang terjadi, terima kasih untuk segala yang kamu beri untukku selama ini. Maafkan aku saat itu lebih memilih jalan ini, maafkan aku tidak menerima asa yang kamu persembahkan hanya untukku, terima kasih untuk hati dan cintamu sampai saat ini untukku. Mungkin “cinta” ini memang milikmu, tapi “aku” tidak bisa memberikan apa yang seharusnya aku berikan untukmu.



 ( to A***h ; bawa semua dalam doa dan Dia akan menyelesaikan lukisan terindahnya yang berlebel “namamu”, percaya Jeng, itu akan menjadi lukisan terindah bagi semua yang melihat dan pernah mengenalmu. Semangat ya Jeng, kita semua sayang kamu kok…)

Selalu ada Jalan untuk menjadi Baik


















pict from google


Dia hanya seorang gadis lugu 
Yang tidak pernah tau
apa itu artinya sebuah pemanfaatan situasi
maupun sebuah kelicikan dalam pencapaian suatu hal
dihatinya hanya ada satu kalimat
”ingin kubahagiakan kedua orang tuaku”
Dengan satu tujuan pasti dia pergi
Meninggalkan semua yang disayangi
Untuk mendapatkan satu kebahagiaan
Meninggalkan kedua orangtuanya
Yang selama ini sama sekali tidak pernah menyakitinya
Yang selama ini selalu memberikan apa yang dia minta
Meninggalkan kekasihnya
Yang selama ini mau menerima apa adanya dirinya
Yang selama ini mampu mengerti kekurangan dan kelebihannya...
Berat sebenarnya dia melakukan semua itu
Tapi dukungan dari semua yang menyayanginya membuatnya teguh akan harapan yang akan dicapainya...
Dengan bekal catatan prestasi yang telah diraihnya di jenjang pendidikan terakhirnya
Dia dapatkan satu tempat
Yang menurutnya itu adalah jalan menuju suksesnya
Cerdas dan ayu membuat dirinya banyak dikagumi
Tapi tetap lembut dan santun...
Kota besar tidak merubahnya menjadi seorang gadis yang glamour...
Tetap masih sesederhana saat kedatangannya
Dia lalui waktu demi waktu dengan ketekunan
Semua dirangkai dengan sempurna...

Tak pernah terbayangkan diangannya
Setelah beberapa waktu
Hidupnya akan berubah
Tidak sesuai dengan ingin dan harapnya
Semua berawal dari saat itu
Saat dimana kekasihnya meninggalkan dirinya
Tanpa alasan apapun yang sama sekali tidak dia mengerti
Penjelasan yang dia inginkan tidak pernah terwujut
Tanya yang ada dihatinya tak pernah terjawab
Hanya diam dan air mata yang setia menemani
setiap rangkaian waktu yang dijalaninya
dan perubahan dirinya sangatlah nyata
semua orang bertanya
ada apa dengan gadis ayu itu...???

kebaikan selalu datang padanya
dari teman, sahabat dan pimpinan tempatnya berkarya
entah apa yang ada dalam benak gadis ayu itu
tak ada maksud untuk berbuat sejahat itu
bos baik hati itu selalu memberikan dirinya
sebagai tempat untuk mencurahkan seluruh perasannya
beliau selalu meminjamkan punggungnya sebagai tempat
gadis ayu itu membuang air matanya....
entah berapa lama saat-saat seperti itu mereka jalani
dan tanpa ada yang tau siapa dan bagaimana
semua itu terjadi...
cinta atau nafsu yang ada diantara mereka...??
entah...!!!
yang mereka tau hanyalah, bagaimana membuat semuanya menjadi ”baik”
dan tanpa mereka sadari kebaikan dan keindahan yang mereka ciptakan adalah sebuah jalan menuju kehancuran...
disatu sisi, si gadis ayu butuh tumpuan bersandar
dari segala masalah yang dia hadapi
di satu sisi, sang lelaki baik hati, tampan, kaya raya itu
ingin memperbaiki segala yang sudah hancur
dia hanya ingin sigadis ayu kembali seperti gadis ayu yang pernah dikenalnya, tersenyum, cerdas dan selalu ayu
tanpa air mata maupun gores kepedihan di wajahnya.
Tapi tembok itu terlalu tinggi berdiri diantara mereka...
Pernikahan dan malaikat-malaikat yang telah hadir dalam kehidupan sang lelaki seakan meratap pilu.
Melihat ”lelaki” mereka berbagi hati dan sayang dengan yang lain....
Sesuatu yang sangat menyakitkan seandainya mereka benar-benar tau tentang semua hal itu...

Entah ini sebuah kehancuran atau kehidupan baru bagi si gadis ayu...
Sesosok pria sederhana datang diantara hubungan terlarang mereka, pasti ada yang tersakiti.
Dan siapapun dia, dia telah membebaskan gadis ayu dari semua beban beratnya
Dari semua rasa bersalahnya
Dari semua masalah pelik yang pasti akan semakin menjeratnya, jika dia masih bersama ”lelaki” nya.

Pria sederhana yang dikirim Tuhan
Membuat gadis ayu menjadi ringan
Dari segala beban dan dosa yang pernah tanpa sengaja atau bahkan mungkin sengaja telah dia tulis dalam bagian kehidupannya...
Keikhlasan sang pria menerima gadis ayu apa adanya
Membuat gadis ayu bisa kembali tersenyum
Mencoba melupakan semua titik hitam yang pernah dimasukinya
Membuka lembaran baru dengan pria yang sangat menyayanginya
Dengan tulus tanpa melihat apa salah yang pernah ada.
Mencoba membuka lagi pintu hatinya yang sempat tertutup.
Mencoba memelihara benih cinta yang baru saja tumbuh.
Berjanji membuat semua yang terjadi tetap indah, dan menjadi yang terindah kala mereka berjanji didepan Altar. 
Satu janji yang dia ucapkan di Gereja Kudus itu
”aku berjanji akan mencintaimu seumur hidupku, dalam susah dan senang, dalam sehat dan sakit, dalam untung dan malang”
Amin...


Buat D**na : Tuhan tidak akan membiarkan umatnya terjerumus ke dalam dosa dan akan selalu memberikan jalan terbaik untuk kembali ke jalan-Nya. Semoga kalian berdua bahagia untuk jalan yang telah diberikan Tuhan pada kalian saat ini.